Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aplikasi Perawatan Luka Diabetes Mellitus Terhadap Proses Penyembuhan Luka Edita Revine Siahaan; Fitri Yanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4779

Abstract

Penanganan luka tidak bisa dianggap remeh, manajemen luka khususnya luka ringan adalah dengan cara membersihkan luka dan mengoleskan obat luka yang dikenal dengan obat betadine. Sementara pada luka berat, langkah yang diambilpun hampir sama. Cara lain yang telah dikembangkan untuk membantu penyembuhan luka, seperti dengan menjahit luka, menggunakan antiseptic dosis tinggi, dan juga pembalutan dengan menggunakan bahan yang menyerap. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pada proses penyembuhan luka. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengaplikasikan perawatan luka DM terhadap proses penyembuhan luka di rumah dengan tujuan menambah wawasan pengetahuan kepada keluarga tentang perawatan luka DM terhadap proses penyembuhan luka dan meningkatkan kesadaran klien tentang pencegahan infeksi luka klien serta pentingnya pengontrolan kadar gula darah untuk mempercepat proses penyembuhan luka. Hasil evaluasi menunjukkan perawatan luka kunjungan di minggu keempat terjadi perubahan yang sgnifikan setelah diberikan perawatan luka oleh Tn. S dengan persentase jaringan luka luka sudah mulai berkurang kematian jaring sel nekrosis, luka jaringan yang  tampak mati mulai berkurang setelah diberikan perawatan luka, luka sudah ada jaringan kemerahan (Granulasi), luka mulai mengecil. Luka sudah berkurang cairan pus yang keluar. Tipe konsistensi dari cairan pus berdarah dan bernanah mulai berkurang dari sebelumnya saat perawatan luka di minggu pertama dan kedua, tepian luka jaringan kulit tipis dan rapuh sudah mulai berkurang, luka terdapat jaringan mulai kemerahan, serta luka masih basah sedikit, dan sekitar area luka tidak lagi  tampak bengkak Dapat disimpulkan bahwa terdapat perubahan perbaikan persentase luka jaringan luka dari minggu pertama sampai dengan minggu ke 4.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Aborsi Pada Siswa Putri Edita Revine Siahaan; Juniah Juniah; Winda Wahyu Ningsih; Fitri Yanti
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i1.836

Abstract

Aborsi masalah kesehatan reproduksi yang kompleks khususnya remaja putri. Kurangnya pengetahuan yang benar mengenai aborsi berpotensi mendorong pengambilan keputusan yang salah dan meningkatkan risiko terjadinya praktik aborsi tidak aman yang dapat membahayakan kesehatan bahkan mengancam keselamatan jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tingkat pengetahuan siswa putri tentang aborsi di SMKN 1 Candipuro, Lampung Selatan, sebagai upaya awal dalam memahami kebutuhan edukasi kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan 66 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tertutup berisi 20 pernyataan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian data dianalisis secara univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi tingkat pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 59 siswa (89,4%), sedangkan 5 siswa (7,6%) memiliki pengetahuan cukup, dan hanya 2 siswa (3,0%) yang berada pada kategori pengetahuan kurang. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa meskipun sebagian besar siswa memiliki pengetahuan baik, masih terdapat kelompok kecil yang membutuhkan perhatian khusus, sehingga peran guru, orang tua, serta tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi dan informasi yang akurat mengenai aborsi menjadi sangat penting untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman dan risiko praktik aborsi tidak aman.