Penanganan luka tidak bisa dianggap remeh, manajemen luka khususnya luka ringan adalah dengan cara membersihkan luka dan mengoleskan obat luka yang dikenal dengan obat betadine. Sementara pada luka berat, langkah yang diambilpun hampir sama. Cara lain yang telah dikembangkan untuk membantu penyembuhan luka, seperti dengan menjahit luka, menggunakan antiseptic dosis tinggi, dan juga pembalutan dengan menggunakan bahan yang menyerap. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pada proses penyembuhan luka. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengaplikasikan perawatan luka DM terhadap proses penyembuhan luka di rumah dengan tujuan menambah wawasan pengetahuan kepada keluarga tentang perawatan luka DM terhadap proses penyembuhan luka dan meningkatkan kesadaran klien tentang pencegahan infeksi luka klien serta pentingnya pengontrolan kadar gula darah untuk mempercepat proses penyembuhan luka. Hasil evaluasi menunjukkan perawatan luka kunjungan di minggu keempat terjadi perubahan yang sgnifikan setelah diberikan perawatan luka oleh Tn. S dengan persentase jaringan luka luka sudah mulai berkurang kematian jaring sel nekrosis, luka jaringan yang tampak mati mulai berkurang setelah diberikan perawatan luka, luka sudah ada jaringan kemerahan (Granulasi), luka mulai mengecil. Luka sudah berkurang cairan pus yang keluar. Tipe konsistensi dari cairan pus berdarah dan bernanah mulai berkurang dari sebelumnya saat perawatan luka di minggu pertama dan kedua, tepian luka jaringan kulit tipis dan rapuh sudah mulai berkurang, luka terdapat jaringan mulai kemerahan, serta luka masih basah sedikit, dan sekitar area luka tidak lagi tampak bengkak Dapat disimpulkan bahwa terdapat perubahan perbaikan persentase luka jaringan luka dari minggu pertama sampai dengan minggu ke 4.
Copyrights © 2026