This study aims to analyze the effect of financial literacy, frequency of digital payments, and financial education on social media on students' financial management. The problem addressed relates to the low ability of students in managing finances, such as lack of budgeting, poor expense control, and low saving habits. The research uses a quantitative approach with an associative design. The population consists of 2,707 students from the Faculty of Economics and Business, Universitas Muhammadiyah Palembang, class of 2023–2025, with a sample of 100 respondents determined using the Slovin formula. Data were collected through Likert-scale questionnaires and analyzed using multiple linear regression, F-test, t-test, and coefficient of determination. The results show that financial literacy, frequency of digital payments, and financial education on social media have a significant effect on financial management, both simultaneously and partially. Financial literacy is the most dominant variable. The coefficient of determination of 91.3% indicates a strong contribution of the variables to students' financial management. This study highlights the importance of improving financial literacy, controlling digital payment usage, and utilizing financial education on social media to support better financial management. Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan, frekuensi pembayaran digital, dan edukasi keuangan di media sosial terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa. Permasalahan yang dikaji berkaitan dengan masih rendahnya kemampuan mahasiswa dalam mengatur keuangan, seperti belum optimal dalam perencanaan anggaran, pengendalian pengeluaran, serta kebiasaan menabung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang angkatan 2023–2025 sebanyak 2.707 mahasiswa, dengan sampel 100 responden menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji F, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, frekuensi pembayaran digital, dan edukasi keuangan di media sosial berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan, baik secara simultan maupun parsial. Literasi keuangan menjadi variabel paling dominan. Nilai koefisien determinasi sebesar 91,3% menunjukkan kontribusi yang kuat dari ketiga variabel terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa. Penelitian ini menunjukkan pentingnya peningkatan literasi keuangan, pengendalian penggunaan pembayaran digital, serta pemanfaatan edukasi keuangan di media sosial untuk mendukung pengelolaan keuangan yang lebih baik.