Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan mendowload dan menginstal aplikasi accurate 5.0 Padriyansyah; Trie Sartika Pratiwi; Dian Septianti; Veny Mayasari
Jurnal Ekonomi Mengabdi Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Ekonomi Mengabdi - Publish April 2024
Publisher : Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/jem.v3i1.694

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan ketrampilan tentang memperoleh Aplikasi Software Akuntansi Accurate. Sasaran kegiatan pelatihan ini adalah laboran komputer dan guru khususnya guru mata pelajaran akuntansi dan komputer, dengan peserta kurang/lebih 20 orang peserta, bertempat di ruangan laboratorium komputer lantai 3 SMA tersebut. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah metode edukasi dengan pendekatan pelatihan yang terencana dan terstruktur untuk memahami dan menerapkan   proses mendownload sampai dengan menginstall menggunakan Accurate. Hasil Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah dapat menambah pengetahuan dan skill para peserta pelatihan terbukti dari keberhasilan peserta dalam melakukan latihan dalam praktek untuk menginstall accurate. Diharapkan setelah adanya pelatihan ini aplikasi accurate dapat ditambahkan dalam kurikulum sehingga akan memperlancar proses pembelajaran.
Pengaruh Literasi Keuangan, Frekuensi Pembayaran Digital dan Edukasi Keuangan di Media Sosial terhadap Pengelolaan Keuangan Mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang Rakhma Diyah; Ervita Safitri; Arradytia Permana; Veny Mayasari
Jurnal Kompetitif Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Kompetitif
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Tridinanti Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/kompetitif.v15i1.1883

Abstract

This study aims to analyze the effect of financial literacy, frequency of digital payments, and financial education on social media on students' financial management. The problem addressed relates to the low ability of students in managing finances, such as lack of budgeting, poor expense control, and low saving habits. The research uses a quantitative approach with an associative design. The population consists of 2,707 students from the Faculty of Economics and Business, Universitas Muhammadiyah Palembang, class of 2023–2025, with a sample of 100 respondents determined using the Slovin formula. Data were collected through Likert-scale questionnaires and analyzed using multiple linear regression, F-test, t-test, and coefficient of determination. The results show that financial literacy, frequency of digital payments, and financial education on social media have a significant effect on financial management, both simultaneously and partially. Financial literacy is the most dominant variable. The coefficient of determination of 91.3% indicates a strong contribution of the variables to students' financial management. This study highlights the importance of improving financial literacy, controlling digital payment usage, and utilizing financial education on social media to support better financial management. Abstrak  Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan, frekuensi pembayaran digital, dan edukasi keuangan di media sosial terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa. Permasalahan yang dikaji berkaitan dengan masih rendahnya kemampuan mahasiswa dalam mengatur keuangan, seperti belum optimal dalam perencanaan anggaran, pengendalian pengeluaran, serta kebiasaan menabung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palembang angkatan 2023–2025 sebanyak 2.707 mahasiswa, dengan sampel 100 responden menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji F, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, frekuensi pembayaran digital, dan edukasi keuangan di media sosial berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan, baik secara simultan maupun parsial. Literasi keuangan menjadi variabel paling dominan. Nilai koefisien determinasi sebesar 91,3% menunjukkan kontribusi yang kuat dari ketiga variabel terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa. Penelitian ini menunjukkan pentingnya peningkatan literasi keuangan, pengendalian penggunaan pembayaran digital, serta pemanfaatan edukasi keuangan di media sosial untuk mendukung pengelolaan keuangan yang lebih baik.
Pendampingan Manajemen Usaha, Pencatatan Biaya dan Inovasi Produk pada UMKM Dapur Roti Fahmi Ummi di Kota Palembang Riza Syahputera; Pipit Fitri Rahayu; Amanda Oktariyani; Sasiska Rani; Veny Mayasari; Muhammad Ronald Liansyah; Anggun Patricia
Bersama : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Bersama : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/bersama.v4i1.2179

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas manajemen usaha, pencatatan biaya, inovasi produk, dan pemasaran pada Dapur Roti Fahmi Ummi, sebuah usaha mikro bidang pangan olahan di Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang. Program menggunakan pendekatan partisipatif-aplikatif melalui observasi kebutuhan, koordinasi, penyusunan bahan ajar, pelatihan, praktik pengisian format, diskusi inovasi, evaluasi reflektif, dan penyusunan tindak lanjut. Materi utama meliputi pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga, pencatatan biaya dan penjualan, kontrol persediaan, simulasi harga pokok produksi, penetapan harga jual, pengembangan varian roti, perbaikan kemasan, penguatan identitas merek, serta promosi melalui WhatsApp Business dan media sosial. Hasil program berupa modul ringkas, format pencatatan biaya-produksi-penjualan-stok, panduan perhitungan harga pokok, matriks ide inovasi produk, rancangan katalog dan pesan promosi, serta rencana pendampingan bertahap. Temuan utama menunjukkan bahwa alat bantu yang sederhana, dekat dengan rutinitas produksi, dan dapat digunakan melalui buku tulis maupun lembar kerja digital lebih sesuai bagi usaha mikro dibandingkan sistem administrasi yang kompleks. Pendampingan juga menegaskan bahwa inovasi berbiaya rendah—seperti variasi topping, ukuran, paket pesanan, foto produk, dan konsistensi informasi kontak—dapat dijalankan sebelum investasi peralatan baru. Karena laporan sumber belum memuat data pretest-posttest, perubahan omzet, atau data biaya aktual, capaian artikel ini dilaporkan sebagai luaran proses dan kesiapan implementasi, bukan sebagai bukti kausal peningkatan kinerja. Program lanjutan perlu mengukur kepatuhan pencatatan, akurasi harga pokok, perubahan penjualan, respons pelanggan, keamanan pangan, dan legalitas usaha secara berkala.