Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Risiko Keselamatan Kerja Menggunakan Metode HIRARC pada Proses Produksi Tahu: (Studi Kasus: UMKM Tahu Mang Udung Tangerang Selatan) Lia Amalia; Syarah Rizkia Feriaty; Firda Anisah
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i3.2067

Abstract

UMKM Tahu Mang Udung di Tangerang Selatan merupakan industri pangan berskala kecil dengan tujuh tahapan produksi yang menyimpan berbagai potensi bahaya kerja belum terkelola secara sistematis. Data historis September 2025–Februari 2026 mencatat 57 kasus kecelakaan kerja, didominasi kelelahan kerja (20 kasus), percikan air panas (17 kasus), terjatuh akibat lantai licin (11 kasus), dan tergores alat produksi (9 kasus). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menyusun rekomendasi pengendalian pada setiap tahapan produksi menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control) berdasarkan standar AS/NZS 4360:2004. Penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan mixed method, melalui observasi, wawancara dengan 1 owner dan 7 pekerja, serta dokumentasi. Penilaian risiko menggunakan parameter likelihood dan severity. Hasil penelitian menunjukkan dari 24 potensi bahaya yang teridentifikasi pada tujuh tahapan produksi, terdapat 1 bahaya (4,2%) extreme risk, 3 bahaya (12,5%) high risk, 17 bahaya (70,8%) moderate risk, dan 3 bahaya (12,5%) low risk. Risiko tertinggi terdapat pada perebusan/pemasakan berupa paparan uap panas (nilai risiko 16, kategori extreme). Rekomendasi pengendalian disusun berdasarkan hierarki pengendalian meliputi pengendalian teknis, administratif, dan penyediaan APD.