Monika Tening Lasah
STKPK Bina Insan, Samarinda, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Program Penguatan Literasi Agama bagi Siswa Katolik Sekolah Dasar di Kabupaten Mahakam Ulu Lorensius Lorensius; Monika Tening Lasah
Indonesian Journal of Community Services Vol 8, No 1 (2026): May 2026
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.8.1.94-104

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat literasi keagamaan siswa Katolik sekolah dasar di Kabupaten Mahakam Ulu melalui pembelajaran yang partisipatif dan kontekstual. Kegiatan dilaksanakan selama empat minggu dengan melibatkan guru, siswa, dosen dan mahasiswa dalam kegiatan membaca Kitab Suci, doa Rosario, refleksi ekoteologi, serta permainan edukatif. Data diperoleh melalui observasi, lembar refleksi, dan wawancara dengan guru pendamping. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan iman, kebiasaan doa, dan kepedulian ekologis siswa. Program ini juga memperkuat kolaborasi antara sekolah, perguruan tinggi keagamaan, dan komunitas lokal dalam menumbuhkan budaya iman yang hidup dan berakar pada konteks sosial siswa. Siswa menjadi lebih aktif membaca Kitab Suci, memimpin doa bersama, dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Program ini membuktikan bahwa kegiatan literasi agama efektif dalam membentuk pemahaman spiritual dan pembentukan karakter iman anak. Selain itu, program ini menjadi model pembinaan iman Katolik yang relevan bagi sekolah dasar di wilayah pedalaman dan multikultural.This community service program aims to strengthen religious literacy among Catholic elementary school students in Mahakam Ulu Regency through participatory and contextual learning. The program was implemented for four weeks involving teachers, students, and university facilitators in collaborative learning activities such as Bible storytelling, Rosary prayer, eco-theological reflection, and educational games. Using observation, reflection sheets, and interviews as data collection methods, the results show significant improvement in students’ knowledge, spiritual habits, and ecological awareness. The program also strengthened collaboration between schools, Catholic higher education institutions, and local communities in fostering a living faith culture rooted in students’ social context. Students became more active in reading Scripture, leading communal prayers, and practicing care for their environment. The program demonstrates that religious literacy activities can effectively foster spiritual understanding, empathy, and moral character formation in young learners. It also serves as a model for developing Catholic faith education in remote and multicultural contexts.