Dini Anggraini
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Pemberian ASI Eksklusif dan Penyediaan Ruang Laktasi pada Ibu Bekerja di PT Jaya Dinamika Internasional Kabupaten Tangerang Dini Anggraini; Nurikah; Ahmad Rayhan
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i3.1517

Abstract

Pemberian air susu ibu eksklusif dan penyediaan ruang laktasi di tempat kerja merupakan bagian dari perlindungan hak kesehatan ibu bekerja dan anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan pemberian ASI eksklusif serta hambatan penyediaan ruang laktasi di PT Jaya Dinamika Internasional, Kabupaten Tangerang. Penelitian menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif analitis. Data primer diperoleh melalui wawancara terstruktur dengan pihak perusahaan dan informan terkait, sedangkan data sekunder bersumber dari peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan dokumen pendukung. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan belum memiliki ruang laktasi khusus sesuai standar, kebijakan internal mengenai waktu memerah ASI, fasilitas penyimpanan khusus, tenaga terlatih, dan program edukasi manajemen laktasi. Ruang serbaguna masih digunakan secara fleksibel, sedangkan pembinaan dan pengawasan pemerintah daerah belum berjalan berkelanjutan. Hambatan implementasi meliputi keterbatasan sarana, belum kuatnya komitmen kelembagaan, lemahnya pendampingan pemerintah, serta budaya kerja yang belum sepenuhnya mendukung ibu menyusui. Pemenuhan fasilitas tersebut diperlukan untuk menjamin privasi, keamanan, kepastian hukum, dan keberlanjutan pemberian ASI eksklusif selama masa kerja. Diperlukan sinergi perusahaan dan pemerintah untuk memenuhi hak laktasi secara efektif.