Kejadian bullying pada remaja merupakan salah satu permasalahan yang banyak ditemukan di lingkungan sekolah. Kota Padang berada pada peringkat pertama sebagai daerah dengan kasus bullying tertinggi pada remaja. Di Kota Padang terdapat tiga sekolah dengan kasus bullying tertinggi, yaitu SMP Negeri 26, SMP Negeri 28, dan SMP Negeri 39. Di SMP Negeri 39 Padang, kejadian bullying secara verbal mencapai 53,8%, bullying fisik 28,2%, dan bullying relasional 37,2%. Salah satu faktor yang memengaruhi perilaku bullying pada remaja adalah pola asuh orang tua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku bullying pada remaja di SMP Negeri 39 Kota Padang tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 39 Kota Padang sebanyak 125 orang, dengan sampel sebanyak 56 orang yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai Agustus 2025, sedangkan pengumpulan data dilakukan pada tanggal 17–18 Juli 2025. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa separuh (50%) responden memiliki perilaku bullying kategori sedang dan lebih dari separuh (51,8%) responden memiliki pola asuh orang tua otoriter. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan perilaku bullying pada remaja di SMP Negeri 39 Kota Padang. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan perilaku bullying pada remaja di SMP Negeri 39 Kota Padang. Disarankan agar pihak sekolah menjadikan hasil penelitian ini sebagai bahan masukan dalam upaya pencegahan dan penanganan perilaku bullying melalui pemberian edukasi, pendampingan, serta bimbingan kepada siswa dan menjalin kerja sama dengan orang tua untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan suportif.