Seira Dikla Cristi
Universitas Muria Kudus

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA JURANG MATIKA BERBASIS KEARIFAN LOKAL  PATI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS III Seira Dikla Cristi; Irawan Setyo; Yusnia Pangestuti; Aprilia Deva Arianti; Fitriyah Amaliyah
AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Vol. 5 No. 3 (2026): Juli
Publisher : LPPM Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/xby22p45

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep matematika siswa sekolah dasar masih menjadi permasalahan dalam proses pembelajaran. Pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta kurangnya penggunaan media konkret menyebabkan siswa kesulitan memahami konsep matematika secara mendalam. Selain itu, pembelajaran matematika yang belum dikaitkan dengan lingkungan dan kearifan lokal membuat siswa kurang aktif dan kurang tertarik dalam mengikuti pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna melalui penerapan model Problem Based Learning berbantuan media konkret berbasis kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media konkret Jurang Matika berbasis kearifan lokal Pati terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas III SD N Mantingan Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experimental design melalui desain Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas III SD N Mantingan Tengah dengan sampel penelitian yang terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dokumentasi, serta validasi ahli media dan ahli materi. Instrumen penelitian berupa soal pretest dan posttest, lembar observasi, dan angket validasi. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, Paired Sample T-Test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media konkret berbasis kearifan lokal efektif meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. Hal tersebut ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata nilai siswa dari 72,00 menjadi 88,00, hasil uji Paired Sample T-Test sebesar 0,000 < 0,05, serta nilai N-Gain sebesar 0,51 dengan kategori sedang. Dengan demikian, model Problem Based Learning berbantuan media konkret berbasis kearifan lokal dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran matematika yang lebih aktif, kontekstual, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF CERMAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL PATI DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN BAHASA INDONESIA KELAS VI Seira Dikla Cristi; Yusnia Pangestuti; Aprilia Deva Arianti; Rani Setiawaty
Jurnal Vokatif: Pendidikan Bahasa, Kebahasaan, dan Sastra Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/vokatif.v3i1.4530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan dan kepraktisan media interaktif CERMAT (Identifikasi Masalah Cerita Pendek) berbasis kearifan lokal Pati dalam pengajaran pemahaman bacaan bahasa Indonesia untuk siswa kelas enam sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Kelayakan media dinilai oleh ahli media, konten, dan bahasa, sedangkan kepraktisan dievaluasi melalui tanggapan dari guru dan siswa sebagai pengguna langsung media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media interaktif CERMAT sangat layak berdasarkan validasi ahli. Pengujian kepraktisan menunjukkan bahwa media ini sangat praktis bagi guru dan praktis bagi siswa. Media ini dianggap memiliki desain visual yang menarik, konten yang selaras dengan kurikulum, presentasi interaktif, dan bahasa komunikatif yang mudah dipahami. Integrasi kearifan lokal Pati ke dalam bahan bacaan membuat pembelajaran lebih kontekstual dan bermakna, sekaligus mendukung peningkatan keterampilan pemahaman bacaan dan memperkuat literasi budaya siswa di tingkat sekolah dasar.