Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Mitigasi Risiko Keterlambatan Proyek Salvage Buoy dengan Fault Tree Analysis Tazkiya Mutia Yogasani; Agus Ristono
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): November 2026
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v7i1.949

Abstract

Latar Belakang: Proyek salvage buoy merupakan salah satu kegiatan operasi kelautan yang memiliki tingkat ketidakpastian tinggi karena dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan operasional. Kondisi tersebut dapat menyebabkan keterlambatan penyelesaian proyek apabila risiko yang muncul tidak teridentifikasi dan dikelola dengan baik. Tujuan: Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang menyebabkan keterlambatan pada proyek salvage buoy kuning yang dilaksanakan di perairan Teluk Jakarta arah utara Muara Karang. Metode: Pengabdian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengidentifikasi akar penyebab keterlambatan proyek dan Schedule Overrun Analysis untuk mengukur tingkat deviasi antara durasi rencana dan durasi aktual proyek. Data diperoleh dari laporan pelaksanaan proyek selama periode 9–19 Desember 2025. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa proyek yang direncanakan selesai dalam waktu enam hari mengalami keterlambatan menjadi sepuluh hari, sehingga terjadi keterlambatan selama empat hari atau sebesar 66,67% dari durasi rencana. Analisis FTA menunjukkan bahwa keterlambatan proyek dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor risiko operasional yang saling berhubungan. Kesimpulan: Keterlambatan proyek salvage buoy terjadi akibat adanya risiko operasional yang memengaruhi pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Penerapan FTA mampu mengidentifikasi hubungan sebab-akibat yang berkontribusi terhadap keterlambatan sehingga dapat digunakan sebagai dasar dalam penyusunan strategi mitigasi risiko untuk meningkatkan ketepatan waktu pelaksanaan proyek sejenis pada masa mendatang.
Optimalisasi Manajemen Hubungan Pemasok untuk Mendukung Keberlanjutan UMKM Tahu Sutra Kusuka: Optimizing Supplier Relationship Management to Support the Sustainability of Kusuka Silk Tofu MSMEs Pandya Urdha Sakti; Muhammad Agri Maulana; Rajendra Ataillah Milano; Agus Ristono
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 6 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i6.12304

Abstract

The Kusuka Silken Tofu (Tofu Sutra Kusuka) MSMEs in Sleman, Yogyakarta, face challenges in achieving sustainable production due to dependence on a single soybean supplier and the lack of raw material quality acceptance standards. This condition often results in production delays and decreased product quality. This community service activity aims to optimize supplier relationship management through diversifying raw material sources and implementing simple soybean quality control standards. The methods used include field observations, interviews with MSME owners, participatory discussions, and the development of recommendations to improve supply chain management. The results indicate that implementing supplier diversification and soybean quality acceptance standards reduces supply noise, minimizes the risk of production delays, and maintains consistent silken tofu quality. Thus, this activity helps strengthen the sustainability of soybean-based MSMEs and can serve as a model for developing similar MSMEs in other regions.