Latutik Mukhlisin
Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Madiun

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TEPIAN HUTAN MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH KOTORAN TERNAK DAN LIMBAH JAGUNG DI DESA GANDUL, KECAMATAN PILANGKENCENG, KABUPATEN MADIUN Endy Setyawan; Latutik Mukhlisin; Fida Chasanatun
Jurnal Terapan Abdimas Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v11i2.24167

Abstract

Abstract. Gandul Village, located in Pilangkenceng District, Madiun Regency, is an agrarian area with considerable agricultural and livestock potential. However, the community faces challenges in managing livestock manure and post-harvest corn waste, which have not been optimally utilized, thereby posing risks of environmental pollution and reducing their economic value. This community service program aimed to empower the local community through training on processing livestock manure into organic fertilizer and converting corn waste into fermented alternative animal feed. The program was implemented using a participatory approach involving local technical agencies and was conducted on Saturday, December 6, 2025, in Gandul Village. The evaluation results indicated improvements in participants' participation, knowledge, and technical skills. The community became capable of independently producing organic fertilizer and fermented animal feed, generating positive impacts in terms of reduced production costs and increased environmental awareness. However, the sustainability of the program requires support in the form of feed flour processing equipment to enhance production efficiency. It can be concluded that this empowerment program is effective as a model of integrated waste management based on local potential. Recommendations include the provision of equipment, continuous assistance, strengthening community group institutions, and promoting community entrepreneurship.   Abstrak. Desa Gandul di Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, merupakan wilayah agraris dengan potensi pertanian dan peternakan yang cukup besar. Namun, masyarakat menghadapi permasalahan pengelolaan limbah kotoran ternak dan limbah jagung pascapanen yang belum optimal, sehingga berpotensi mencemari lingkungan dan mengurangi nilai ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan pengolahan limbah kotoran ternak menjadi pupuk organik dan limbah jagung menjadi pakan ternak alternatif berbasis fermentasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan instansi teknis lokal, dilaksanakan pada Sabtu, 6 Desember 2025, di Desa Gandul. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan partisipasi, pengetahuan, dan keterampilan teknis peserta. Masyarakat mampu memproduksi pupuk organik dan pakan ternak fermentasi secara mandiri, dengan dampak positif terhadap pengurangan biaya produksi dan peningkatan kesadaran lingkungan. Namun, keberlanjutan program memerlukan dukungan alat pembuat tepung pakan untuk meningkatkan efisiensi produksi. Disimpulkan bahwa program pemberdayaan ini efektif sebagai model pengelolaan limbah terpadu berbasis potensi lokal, dengan rekomendasi penyediaan peralatan, pendampingan berkelanjutan, penguatan kelembagaan kelompok, dan pengembangan wirausaha masyarakat.