The development of social media and easy access to public figures have contributed to the formation of parasocial relationship among university students, namely a one-sided relationship between individuals and public figures through media. This condition may be associated with individual psychological states, including loneliness. This study aimed to examine the relationship between loneliness and parasocial relationship among students at Universitas Negeri Padang. This research employed a quantitative approach with a correlational design. The participants were 200 active students at Universitas Negeri Padang selected using quota sampling based on predetermined criteria. Data were collected using a loneliness scale and a parasocial relationship scale distributed through Google Form. The data were analyzed using Pearson Product Moment correlation. The findings indicate a significant negative relationship between loneliness and parasocial relationship among students at Universitas Negeri Padang, although the strength of the relationship was weak. This suggests that students with lower levels of loneliness tended to report higher levels of parasocial relationship. This finding implies that parasocial relationship among university students may not merely function as a compensation for loneliness, but may also be related to entertainment needs, attraction to public figures, and self-identification processes. ABSTRAK Perkembangan media sosial dan kemudahan akses terhadap figur publik mendorong terbentuknya parasocial relationship pada mahasiswa, yaitu hubungan satu arah antara individu dan figur publik melalui media. Kondisi ini dapat berkaitan dengan keadaan psikologis individu, salah satunya loneliness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara loneliness dan parasocial relationship pada mahasiswa Universitas Negeri Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian berjumlah 200 mahasiswa aktif Universitas Negeri Padang yang dipilih menggunakan teknik quota sampling berdasarkan karakteristik yang telah ditentukan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala loneliness dan skala parasocial relationship yang disebarkan melalui Google Form. Data dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara loneliness dan parasocial relationship pada mahasiswa Universitas Negeri Padang, tetapi kekuatan hubungannya tergolong lemah. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa dengan tingkat loneliness yang lebih rendah cenderung memiliki parasocial relationship yang lebih tinggi. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa parasocial relationship pada mahasiswa tidak selalu terbentuk sebagai kompensasi atas loneliness, tetapi juga dapat berkaitan dengan faktor lain seperti kebutuhan hiburan, ketertarikan terhadap figur publik, dan proses identifikasi diri.