ABSTRACT Bullying in schools continues to reflect the limited effectiveness of preventive efforts aimed at strengthening students' ability to manage social conflict adaptively. This study addresses that gap by integrating the Problem Focused Coping approach with the Role Playing technique within group guidance services as an alternative preventive intervention to enhance students' bullying prevention skills at SMK Negeri 2 Palembang. A quantitative approach was employed using a pre-experimental method with a one-group pretest–posttest design. Eight students were selected through purposive sampling and completed a bullying prevention questionnaire before and after the intervention. The collected data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test with SPSS version 26. The findings revealed a substantial improvement in students' bullying prevention abilities, with the mean score increasing from 74.62 on the pre-test to 90.62 on the post-test. Hypothesis testing produced a Z value of -2.546 and an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.011 (< 0.05), indicating a statistically significant difference between students' conditions before and after the intervention. These findings provide empirical evidence that integrating the Problem Focused Coping approach with the Role Playing technique in group guidance services is an effective preventive model for strengthening students' bullying prevention skills and can be considered an innovative counseling strategy to foster a safer and more supportive school environment. ABSTRAK Perilaku bullying di lingkungan sekolah masih menjadi tantangan yang memerlukan strategi pencegahan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan pemahaman siswa, tetapi juga pada penguatan kemampuan menghadapi konflik sosial secara adaptif. Penelitian ini menawarkan integrasi pendekatan Problem Focused Coping dengan teknik Role Playing dalam layanan bimbingan kelompok sebagai alternatif layanan preventif untuk meningkatkan kemampuan pencegahan bullying pada siswa SMK Negeri 2 Palembang. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental menggunakan desain one group pretest-posttest. Delapan siswa dipilih melalui teknik purposive sampling, kemudian diberikan angket sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test berbantuan SPSS versi 26. Hasil analisis memperlihatkan adanya peningkatan kemampuan pencegahan bullying, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata skor dari 74,62 pada pre-test menjadi 90,62 pada post-test. Pengujian hipotesis menghasilkan nilai Z sebesar -2,546 dengan nilai signifikansi (Asymp. Sig. 2-tailed) sebesar 0,011 (<0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah perlakuan. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa integrasi pendekatan Problem Focused Coping dan teknik Role Playing memberikan kontribusi terhadap penguatan kemampuan siswa dalam mencegah bullying serta berpotensi menjadi alternatif model layanan preventif yang dapat diimplementasikan dalam program bimbingan dan konseling di sekolah.