Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Rancang Bangun dan Uji Kinerja Prototipe Turbin Angin Savonius 3 Sudu dengan Transmisi Sabuk-V untuk Pengisian Baterai 12V 35 Ah Berbasis Kondisi Angin di DKI Jakarta Muftialawy; Cahyo Wibowo; Bayu Aska
Engineering and Technology International Journal Vol 8 No 02 (2026): Engineering and Technology International Journal (EATIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/eatij.v8i02.1344

Abstract

Kebutuhan energi listrik di wilayah perkotaan seperti DKI Jakarta terus meningkat, sementara ketergantungan pada bahan bakar fosil menimbulkan dampak lingkungan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji kinerja prototipe turbin angin sumbu vertikal tipe Savonius 3 sudu dengan sistem transmisi sabuk-V untuk aplikasi pengisian baterai 12V 35 Ah berdasarkan karakteristik kecepatan angin rendah hingga sedang (3–7 m/s) di DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental rancang bangun dengan pendekatan kuantitatif. Prototipe dirancang dengan diameter rotor 500 mm dan tinggi 1000 mm. Sistem transmisi menggunakan pulley dengan rasio 2,4:1 (pulley penggerak berdiameter 120 mm dan pulley digerakkan berdiameter 50 mm) serta V-belt tipe A. Generator yang digunakan adalah generator magnet permanen (PMG) 12–24V DC dan baterai target berkapasitas 12V 35 Ah tipe VRLA. Pengujian dilakukan pada tiga variasi kecepatan angin (3 m/s, 5 m/s, dan 7 m/s) menggunakan blower industri. Parameter yang diukur meliputi kecepatan putaran turbin dan generator (RPM), torsi poros, tegangan dan arus pengisian, daya listrik output, serta waktu pengisian baterai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe mampu beroperasi pada kecepatan angin 3 m/s dengan daya listrik 2,1 watt dan mencapai daya maksimum 24,7 Watt pada kecepatan angin 7 m/s. Sistem transmisi sabuk-V berhasil meningkatkan putaran generator sebesar 2,4 kali putaran turbin. Waktu pengisian baterai dari kondisi 50% State of Charge (SoC) hingga 80% SoC adalah 19,6 jam pada kecepatan angin rata-rata 5 m/s. Prototipe ini terbukti layak sebagai alternatif sumber energi listrik skala kecil untuk wilayah perkotaan dengan kecepatan angin rendah.