Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pembelajaran Matematika dengan Penggunaan Media Pembelajaran Aplikasi Canva Annisa Maulida; Faisal Fadhlurrahman; Dini Nurfitria; Mutiarazakia Mutiarazakia; Nurdina Nurdina; Nurlaela Sari; Safitri Nur Hanifah; Supardi U. S.
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.4734

Abstract

Perkembangan teknologi mendorong dunia pendidikan untuk memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi dengan tujuan menghasilkan pembelajaran yang efektif dan menarik. Namun, metode konvensional seperti ceramah dan hafalan masih mendominasi pembelajaran matematika di sekolah sehingga peserta didik cenderung kurang aktif dan mengalami kesulitan memahami konsep abstrak pada materi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berjalannya pembelajaran matematika dengan penggunaan media pembelajaran aplikasi Canva, mengetahui respon peserta didik, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi selama proses pembelajaran berlangsung. Metode deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif sederhana digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian terdiri dari 40 peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Cibinong yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa penggunaan aplikasi Canva mampu menciptakan pembelajaran matematika yang lebih interaktif, menarik, dan membantu peserta didik memahami materi bangun datar melalui visualisasi gambar, warna, dan animasi. Respon peserta didik terhadap penggunaan Canva berada pada klasifikasi sangat baik dengan persentase ketertarikan belajar sebesar 89%, fokus belajar 84%, dan motivasi belajar 86%. Kendala yang ditemukan meliputi jaringan internet yang tidak stabil, perangkat yang kurang mendukung, serta tampilan media yang terkadang sulit diikuti. Dengan demikian, penggunaan aplikasi Canva menguasai keunggulan besar sebagai media pembelajaran matematika berbasis digital yang inovatif dan efektif.
Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dalam Membangun Pemahaman Konsep dan Kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran Fisika Ja'far Akmaludin; Rizki Rizki; Intan Nirmalasari; Muhammad Ikhsan Nurfadillah; Novintia Rosalina; Berliana Gustina Siregar; Supardi U. S.; Dasmo Dasmo
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) serta mengungkap pengalaman peserta didik dalam membangun pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran Fisika, khususnya materi Pengukuran dalam Kerja Ilmiah di kelas X SMA PGRI Cibadak Sukabumi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai pengalaman belajar peserta didik selama implementasi pembelajaran. Informan penelitian terdiri atas satu guru Fisika dan peserta didik kelas X yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif pasif, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Pembelajaran Mendalam menghadirkan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan praktikum, diskusi, presentasi, dan refleksi pembelajaran. Pengalaman tersebut tercermin dari perubahan cara peserta didik memahami konsep fisika, menghubungkan konsep dengan fenomena kehidupan sehari-hari, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui aktivitas menganalisis permasalahan, mengevaluasi hasil pengukuran, dan menyusun argumentasi berdasarkan bukti ilmiah. Meskipun implementasinya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sarana praktikum dan waktu pembelajaran, guru mampu mengoptimalkan proses pembelajaran melalui strategi kolaboratif sehingga keterlibatan peserta didik tetap terjaga. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran Mendalam merupakan pendekatan yang relevan untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka melalui pembelajaran Fisika yang lebih bermakna dan berpusat pada peserta didik.