Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Cerita Bergambar Berbasis Literasi Sains dan Profil Pelajar Pancasila terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas 4 Sekolah Indonesia Jeddah Arinta Resti Wijayaningputri; Innany Mukhlishina; Murtyas Galuh Danawati; Exzal Antolyn Febriansyah; Raka Ramadhani
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.4927

Abstract

Peningkatan hasil belajar siswa khususnya di Sekolah Indonesia Luar Negeri. Di Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ), siswa menghadapi lingkungan sosial budaya yang berbeda sehingga diperlukan pembelajaran yang kontekstual, menarik, dan relevan dengan nilai kebangsaan. Penelitian ini penting dilakukan untuk memberikan bukti empiris mengenai efektivitas media cerita bergambar berbasis literasi sains dan Profil Pelajar Pancasila dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh penggunaan cerita bergambar berbasis literasi sains dan Profil Pelajar Pancasila terhadap hasil belajar siswa kelas 4 SIJ. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa dengan rincian 12 siswa Perempuan dan 8 siswa laki-laki kelas 4 SIJ pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test. Uji normalitas dan reliabilitas juga dilakukan untuk memastikan kualitas data dan instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar setelah penggunaan media cerita bergambar. Nilai rata-rata pretest sebesar 60,25 meningkat menjadi 84,10 pada posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan penggunaan cerita bergambar berbasis literasi sains dan Profil Pelajar Pancasila terhadap hasil belajar siswa. Selain itu, media pembelajaran ini mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, kontekstual, dan bermakna bagi siswa.
Pelatihan Pembuatan Media Big Book Interaktif untuk Pembelajaran Membaca Permulaan di Sanggar Bimbingan SIKL Malaysia : Pelatihan Pembuatan Media Big Book Interaktif untuk Pembelajaran Membaca Permulaan di Sanggar Bimbingan SIKL Malaysia Innany Mukhlishina; Arinta Rezty Wijayaningputri; Murtyas Galuh Danawati; Raka Ramadhani
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 7 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i7.3628

Abstract

Sanggar Bimbingan (SB) di bawah naungan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) Malaysia merupakan unit layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pusat pembelajaran bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia yang tidak mendapatkan pendidikan layak di Kuala Lumpur. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa minat baca anak rendah dan mengalami kesulitan dalam membaca permulaan. Guru dan pengelola SB menyampaikan bahwa penyebab kemampuan membaca permulaan rendah karena keterbatasan media pembelajaran. Padahal, pemanfaatan media yang inovatif dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan efektivitas pembelajaran, contohnya Big book interaktif. Urgensi pengabdian ini untuk melatih keterampilan guru dalam menghasilkan Big book interaktif. Big Book Interaktif merupakan salah satu alternatif media yang dapat menjawab permasalahan tersebut. Media ini menggabungkan ukuran besar, ilustrasi menarik, dan teks sederhana yang dikemas dalam bentuk cerita fabel yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca permulaan. Pelatihan Pembuatan Media Big Book Interaktif bertujuan untuk Pembelajaran Membaca Permulaan di Sanggar Bimbingan SIKL Malaysia guna mendukung kompetensi pendidik dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif, sehingga siswa dapat lebih terampil dalam membaca permulaan melalui media yang interaktif dan kreatif untuk menumbuhkan literasi. Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kemitraan masyarakat ini antara lain: Pendekatan Partisipatif, Pendekatan Kolaboratif, Pendekatan Blended Learning, dan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL).
Pengembangan Media Senggorita (Seks Edukasi Kanggo Orang Tua Dan Anak) Untuk Meningkatkan Literasi Seksual Dasar Kelas V Sekolah Dasar Raka Ramadhani; Veronica Cintya Sari; Hanifatul Hifza; Devina Syafa Kautsari; Nesya Debi Prawasti; Beti Istanti Suwandayani
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 13 No. 1 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v13i1.4671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Senggorita (Seks Edukasi Kanggo Orang Tua dan Anak) sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan literasi seksual dasar peserta didik kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian melibatkan peserta didik kelas V sekolah dasar, serta validator yang terdiri atas ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, serta guru sebagai pengguna media. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Senggorita dinilai layak dan sesuai digunakan dalam pembelajaran literasi seksual dasar, baik dari aspek isi materi, kebahasaan, maupun tampilan media. Selain itu, penggunaan media Senggorita mampu membantu peserta didik memahami konsep literasi seksual dasar secara aman, kontekstual, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Dengan demikian, media Senggorita dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang mendukung pendidikan seksual dasar di sekolah dasar melalui kolaborasi antara guru dan orang tua