Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita SPLDV Berdasarkan Prosedur Newman di SMPN Model Terpadu Madani Palu Ida Ayu Rani Prawita; Alfisyahra Alfisyahra; Ibnu Hadjar; Akhyar H. M. Tawil
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) berdasarkan prosedur Newman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari tiga orang siswa kelas IX Pyhlos di SMPN Terpadu Madani Palu kriteria siswa yang dipilih sebagai subjek yaitu siswa tersebut lebih banyak melakukan kesalahan dari siswa yang lain, kesalahan berbeda, kesalahan dapat mewakili kesalahan yang dilakukan siswa yang lain, kemampuan siswa dapat berkomunikasi dengan baik dan pertimbangan dari guru. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes tertulis berupa soal cerita dan dilanjutkan dengan wawancara terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan data Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui teknik member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek melakukan kesalahan membaca, transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir. Kesalahan membaca dan transformasi hanya ditemukan Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesalahan membaca, transformasi, keterampilan proses dan penulisan jawaban akhir. Kesalahan membaca dan transformasi ditemukan pada satu orang subjek, sedangkan kesalahan keterampilan proses dan penulisan jawaban akhir ditemukan pada seluruh subjek. Kesalahan tersebut disebabkan oleh kurang teliti, kesulitan membentuk model matematika, belum menguasai langkah penyelesaian, dan rendahnya keyakinan dalam menuliskan jawaban akhir. Temuan ini menunjukkan perlunya pembelajaran yang menekankan pemahaman prosedural dan sistematika penyelesaian soal cerita.