Intan Yustisia Rahmalina
Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Keserasian Alat Gali Muat Excavator dan Alat Angkut pada Aktivitas Kegiatan Penambangan Batubara Afni Nelvi; Hedsing Cressendo; Intan Yustisia Rahmalina
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 26 No. 1 (2026): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/agp7pb10

Abstract

Dalam kegiatan memindahkan overburden, PT. X menggunakan dump truck sebanyak 2 unit dan 1 excavator yang melakukan pemuatan (loading). Hal ini dinilai kurang optimal karena terdapat waktu tunggu bagi alat muat (excavator) dan kurangnya alat angkut untuk mengangkut material sehingga menyebabkan tidak tercapainya target produksi. Dengan penambahan dan penggunaan alat angkut yang lebih optimal diharapkan akan memberikan keuntungan untuk perusahaan guna mencapai produksi yang maksimal. Berdasarkan pengolahan data yang dilakukan diketahui produktivitas alat gali muat excavator Hitachi 470 226,368 ton/bulan  sedangkan  dump Truck Nissan 370 sebanyak 235.460 ton/bulan. Keserasian antara alat gali muat dan alat angkut didapatkan nilai sebesar 0,89, dimana MF < 1, artinya alat gali muat bekerja kurang dari 100 % sedang alat angkut bekerja 100%, sehingga terdapat waktu tunggu bagi alat gali muat  
Keserasian Alat Gali Muat Excavator dan Alat Angkut pada Aktivitas Kegiatan Penambangan Batubara Afni Nelvi; Hedsing Cressendo; Intan Yustisia Rahmalina
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 26 No. 1 (2026): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/agp7pb10

Abstract

Dalam kegiatan memindahkan overburden, PT. X menggunakan dump truck sebanyak 2 unit dan 1 excavator yang melakukan pemuatan (loading). Hal ini dinilai kurang optimal karena terdapat waktu tunggu bagi alat muat (excavator) dan kurangnya alat angkut untuk mengangkut material sehingga menyebabkan tidak tercapainya target produksi. Dengan penambahan dan penggunaan alat angkut yang lebih optimal diharapkan akan memberikan keuntungan untuk perusahaan guna mencapai produksi yang maksimal. Berdasarkan pengolahan data yang dilakukan diketahui produktivitas alat gali muat excavator Hitachi 470 226,368 ton/bulan  sedangkan  dump Truck Nissan 370 sebanyak 235.460 ton/bulan. Keserasian antara alat gali muat dan alat angkut didapatkan nilai sebesar 0,89, dimana MF < 1, artinya alat gali muat bekerja kurang dari 100 % sedang alat angkut bekerja 100%, sehingga terdapat waktu tunggu bagi alat gali muat