Yusneli Yusneli
SMAN 3 Lubuk Basung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis melalui LKM Berbasis Problem Based Learning pada Murid Fase E Aidhea Roza Fifinia; Muhyiatul Fadilah; Yusneli Yusneli
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 6 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v6i2.947

Abstract

Latar Belakang: Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial abad ke-21 yang harus dikembangkan dalam pembelajaran biologi. Hasil observasi awal di SMAN 3 Lubuk Basung menunjukkan kemampuan berpikir kritis murid Fase E masih rendah, ditandai nilai harian di bawah Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 70 dan pembelajaran yang masih konvensional. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan Lembar Kerja Murid (LKM) berbasis Problem based learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis murid pada materi Perubahan dan Pelestarian Lingkungan Hidup. Metode: Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin dua siklus di kelas X E.2 SMAN 3 Lubuk Basung pada semester genap 2025/2026, dengan subjek 26 murid. Instrumen meliputi tes uraian berpikir kritis berbasis indikator Ennis, lembar observasi, lembar penilaian LKM, dan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan kualitatif dengan triangulasi sumber. Hasil: Penerapan LKM berbasis PBL terbukti efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis murid. Rata-rata nilai pre-test 65,93 (ketuntasan klasikal 73,08%) meningkat menjadi 79,78 pada Siklus I (ketuntasan 100%) dan 84,00 pada Siklus II (ketuntasan 100%), atau total peningkatan +18,07 poin dari kondisi awal. Kesimpulan: LKM berbasis Problem based learning efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis murid Fase E pada materi Perubahan dan Pelestarian Lingkungan Hidup dan dapat menjadi alternatif media pembelajaran kontekstual bagi guru biologi di jenjang SMA.