p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL BAHARI PAPADAK
Lumban Nauli Lumban Toruan
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

JENIS-JENIS MIKROPLASTIK PADA KOLOM PERMUKAAN PERAIRAN SUNGAI DI KOTA KUPANG Wilhelmina Terik Klau; Lumban Nauli Lumban Toruan; Aludin Al Ayubi; Suprabadevi Ayumayasari Saraswati
Jurnal Bahari Papadak Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sampah di perairan sudah menjadi masalah yang sangat serius, hal ini juga terjadi di Kota Kupang khususnya perairan sungai. Sampah yang dominan mencemari sungai adalah sampah plastik dengan dengan beragam ukuran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji jenis – jenis mikroplastik yang terdapat pada dua sungai di Kota Kupang. Penelitian ini difokuskan pada mikroplastik yang berada pada permukaan air di Sungai Jembatan Selam dan Sungai Pohon Duri. Penelitian ini menggunakan metode random sampling. Setiap lokasi diambil sebanyak 58 liter air di kolom permukaan, kemudian sampel disaring menggunakan kertas saring, setelah itu diidentifikasi menggunakan mikroskop. Terdapat lima jenis mikroplastik, yaitu Fiber, Film, Fragmen, Granule, dan Pellet di Sungai Jembatan Selam, sedangkan di Sungai pohon Duri terdapat empat jenis mikroplastik , yaitu Fiber, Film, Fragmen, dan Pellet. Kata kunci: Mikroplastik, Permukaan air, Sungai Jembatan Selam, Sungai Pohon Duri Abstract Waste in water has become a serious problem, including in Kupang City, especially in river waters. The dominant waste polluting the rivers a plastic waste of various sizes. This study aims to examine the types of microplastics found in two rivers in Kupang City. This study focuses on microplastic found on the surface of the water in the Jembatan Selam River and Pohon Duri River. This study uses a random sampling method. At each location, 58 liters of water is taken from the surface column, then the sample is filtered using filter paper-, and then identified using a microscope. There are five types of microplastics, namely Fiber, Film, Fragmen, Granule and Pellet in Jembatan Selam River, while in PohonDuri River there are four types of microplastics, namely Fiber, Film, Fragment, and Pellet. Keywords: Microplastics, Water Surface, Jembatan Selam River, Pohon duri River
IDENTIFIKASI JENIS, KOMPOSISI DAN KEPADATAN SAMPAH LAUT PADA PANTAI DI LOKASI BUDIDAYA RUMPUT LAUT JENIS EUCHEUMA COTTONII DI DESA OENGGAE, PANTAI BARU, ROTE NDAO Patrico Maurethio Jebaru; Ismawan Tallo; Lumban Nauli Lumban Toruan; Yahyah Yahyah
Jurnal Bahari Papadak Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi jenis, komposisi, dan kepadatan sampah laut pada pantai di sekitar lokasi budidaya rumput laut Eucheuma cottonii di Desa Oenggae, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur pada bulan Juli 2025. Pengamatan dilakukan dengan menggunakan metode observasi melalui transek kuadran berukuran 10 × 100 m² yang dibagi ke dalam 10 jalur berukuran 1 × 100 m² pada dua stasiun pengamatan. Data jenis, jumlah, panjang, dan berat sampah dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 1.681 item sampah dengan panjang total 29.660 cm dan berat total 29.300 g telah ditemukan, yang terdiri atas sembilan jenis, yaitu plastik, kain, kayu, gabus, kertas/kardus, karet, logam, kaca/keramik, dan jenis lainnya. Sampah plastik teridentifikasi sebagai jenis yang paling dominan, diikuti oleh sampah kain, kayu, dan karet, sedangkan sampah kaca/keramik ditemukan sebagai jenis dengan jumlah terendah. Nilai jumlah, panjang, dan berat sampah yang lebih tinggi ditemukan pada Stasiun II dibandingkan dengan Stasiun I, yang berkaitan dengan aktivitas domestik dan perikanan serta kedekatan lokasi dengan permukiman penduduk. Kata kunci: Sampah laut, jenis sampah, komposisi, kepadatan, Eucheuma cottonii. Abstract - This study was conducted to identify the types, composition, and density of marine debris on beaches surrounding the Eucheuma cottonii seaweed cultivation area in Oenggae Village, Pantai Baru District, Rote Ndao Regency, East Nusa Tenggara, in July 2025. Observations were carried out using the quadrat transect method measuring 10 × 100 m², which was divided into 10 transects of 1 × 100 m² across two observation stations. Data of debris type, quantity, length, and weight were analyzed descriptively using quantitative methods. The results showed that a total of 1,681 debris items with a total length of 29,660 cm and a total weight of 29,300 g were recorded, consisting of nine categories: plastic, fabric, wood, foam, paper/cardboard, rubber, metal, glass/ceramic, and other debris. Plastic was identified as the most dominant debris type, followed by fabric, wood, and rubber, while glass/ceramic was found in the lowest quantity. Higher values of debris quantity, length, and weight were recorded at Station II compared to Station I, which is presumed to be associated with domestic and fishing activities as well as the station’s proximity to residential areas. Keywords: Marine debris, debris types, composition, density, Eucheuma cottonii.