M. DODIK PRASTIYO
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Permata Nusantara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Nilai Subjective Global Assessment Pasien Limfoma: Overview of Subjective Global Assessment Scores in Lymphoma Patients Mohammad Dhika Kusumah; M. DODIK PRASTIYO; Obar Obar
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 6 (2026): EDISI JUNI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i6.443

Abstract

Pendahuluan: Limfoma adalah keganasan sistem limfatik yang sering menyebabkan gangguan status gizi akibat peningkatan kebutuhan metabolik, penurunan asupan makan, dan efek samping terapi. Kondisi malnutrisi pada pasien limfoma dapat memperburuk respons terapi dan prognosis pasien sehingga diperlukan penilaian status gizi secara dini menggunakan Subjective Global Assessment (SGA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status nilai nutrisi berdasarkan Subjective Global Assessment pada pasien limfoma di RSUD Sayang Cianjur. Metode: Desain deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 20 pasien limfoma. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Subjective Global Assessment yang meliputi domain berat badan, asupan makan, gejala gastrointestinal, kapasitas fungsional, penyakit dan kebutuhan gizi, serta pemeriksaan fisik. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien berada pada kategori SGA B atau malnutrisi ringan-sedang sebanyak 55,0%, SGA A atau status gizi baik sebanyak 25,0%, dan SGA C atau malnutrisi berat sebanyak 20,0%. Mayoritas responden juga mengalami gangguan pada domain berat badan, asupan makan, gejala gastrointestinal, dan pemeriksaan fisik. Kesimpulan: Pasien limfoma memiliki risiko tinggi mengalami malnutrisi sehingga penilaian status gizi menggunakan SGA penting dilakukan sebagai upaya deteksi dini dan dasar intervensi nutrisi pada pasien limfoma.
HUBUNGAN TINGKAT STRES AKADEMIK DENGAN KUALITAS TIDUR MAHASISWA Ulfa Fauziah; Fitra Nurul Herlisnawaty; Kasandra Ratu Utara; Daira Alifia Rosidi; M. Dodik Prastiyo
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.56654

Abstract

Mahasiswa sering menghadapi tuntutan akademik tinggi serta beban tugas klinis yang padat, yang berpotensi memicu stres akademik dan menurunkan kualitas tidur. Permasalahan ini penting diteliti karena kualitas tidur yang buruk dapat berdampak negatif terhadap konsentrasi belajar, daya ingat, serta kesehatan fisik dan mental mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres akademik dengan kualitas tidur mahasiswa S1 Keperawatan STIKes Permata Nusantara. Jenis penelitian adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 202 mahasiswa aktif tingkat 1-3 melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner The Perception Academic Stress Scale (PASS) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), kemudian dianalisis secara bivariat dengan uji Spearman Rank. Mayoritas responden mengalami stres akademik tinggi sebesar (81,2%) dan memiliki kualitas tidur buruk (75,2%). Uji statistik menghasilkan nilai signifikansi p = 0,031 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi 0,153, yang menunjukkan hubungan signifikan dengan arah positif namun berkekuatan lemah antara stres akademik dan kualitas tidur. Lemahnya hubungan ini mengindikasikan bahwa kualitas tidur bersifat multidimensional dan dipengaruhi oleh faktor lain seperti regulasi hormon, ritme sirkadian, serta strategi koping individu. pentingnya penguatan manajemen stres dan edukasi sleep hygiene bagi institusi pendidikan untuk membantu mahasiswa dalam meningkatkan kesehatan mental dan kualitas istirahat di tengah beban akademik yang tinggi.