Sry Indriani Fadilla Warsan
Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kecerdasan Spiritual dan Emosional Dengan Kontrol Diri Mahasiswa Alumni Program Asrama Universitas Muhammadiyah Gorontalo Sry Indriani Fadilla Warsan; Abdul Kadim Masaong; Salahuddin Liputo
Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 4 No. 2 (2026): Juni
Publisher : putrapublisher.org

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jurpendis.v4i2.1911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional dengan kontrol diri pada mahasiswa alumni asrama Universitas Muhammadiyah Gorontalo angkatan 2023. Kontrol diri dipahami sebagai kemampuan individu dalam mengatur perilaku, emosi, dan dorongan agar selaras dengan norma sosial serta nilai pribadi. Kecerdasan spiritual merujuk pada kemampuan memahami makna hidup dan menjadikan nilai spiritual sebagai pedoman, sedangkan kecerdasan emosional merupakan kemampuan mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosi secara tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 83 responden yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian meliputi skala kecerdasan spiritual, kecerdasan emosional, dan kontrol diri yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman dan korelasi berganda dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan spiritual dengan kontrol diri dengan koefisien korelasi sebesar r = 0,649, serta hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dengan kontrol diri dengan koefisien korelasi sebesar r = 0,847. Secara simultan, kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kontrol diri dengan koefisien determinasi sebesar 72,2%, yang menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 72,2% variasi kontrol diri mahasiswa. Temuan ini menegaskan bahwa kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional merupakan faktor penting dalam pembentukan kemampuan kontrol diri mahasiswa. Oleh karena itu, pengembangan kedua aspek tersebut perlu dioptimalkan melalui program pembinaan akademik maupun kegiatan asrama.