Benedicta Videlia Kusuma Ayu Gulo
Universitas Santo Borromeus

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Edukasi untuk Mendukung Pengembangan Program Pencegahan Jatuh Berbasis Komunitas pada Lansia RW 018 Kelurahan Sadang Serang Ferdinan Sihombing; Jajat S Adiwinata; Asep Saepudin; Viena Rusmiati; Benedicta Videlia Kusuma Ayu Gulo; Bani Sakti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 8 (2026): Volume 6 Nomor 8 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i8.26709

Abstract

ABSTRACT Population ageing has increased the prevalence of chronic diseases, functional decline, and fall-related injuries among older adults. Falls contribute to disability, hospitalization, dependency, and reduced quality of life. However, educational interventions for fall prevention are often developed without adequately considering the characteristics and learning needs of older adults. Educational needs assessment offers an evidence-based approach to designing more relevant and effective educational programs. This study aimed to analyze the educational needs of community-dwelling older adults to support the development of community-based fall prevention programs. A descriptive quantitative study was conducted among 152 older adults residing in RW 018 in February 2026. Data on demographic characteristics, educational attainment, chronic disease history, fall history, and walking aid use were collected using structured questionnaires and analyzed descriptively using frequencies and percentages. Findings were interpreted to identify educational priorities. Most respondents were aged 60–69 years (53.2%) and female (63.8%). Low educational attainment was common (42.1%), 70.4% had chronic diseases, 11.8% reported falls within the previous six months, and only 2.6% used walking aids. These findings emphasize the need for educational programs focusing on early prevention, chronic disease management, safe mobility, environmental safety, family involvement, and literacy-appropriate learning strategies. Educational needs assessment provides an important basis for developing targeted, accessible, and sustainable community-based fall prevention programs for older adults. Keywords: Educational Needs Assessment, Fall Prevention, Older Adults, Community-Based Education.  ABSTRAK Peningkatan jumlah lansia diikuti oleh meningkatnya prevalensi penyakit kronis, penurunan fungsi, dan risiko jatuh. Jatuh merupakan masalah kesehatan yang dapat menyebabkan cedera, disabilitas, ketergantungan, serta penurunan kualitas hidup. Namun, program edukasi pencegahan jatuh sering kali belum disusun berdasarkan karakteristik dan kebutuhan belajar lansia. Analisis kebutuhan edukasi diperlukan untuk menghasilkan program yang lebih tepat sasaran. Menganalisis kebutuhan edukasi lansia sebagai dasar pengembangan program pencegahan jatuh berbasis komunitas. Penelitian kuantitatif deskriptif dilakukan pada 152 lansia di RW 018 pada Februari 2026. Data mengenai karakteristik demografi, tingkat pendidikan, riwayat penyakit, riwayat jatuh, dan penggunaan alat bantu jalan dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase, kemudian diinterpretasikan untuk mengidentifikasi prioritas kebutuhan edukasi. Sebagian besar responden berusia 60–69 tahun (53,2%) dan perempuan (63,8%). Sebanyak 42,1% berpendidikan dasar atau lebih rendah, 70,4% memiliki riwayat penyakit kronis, 11,8% pernah mengalami jatuh dalam enam bulan terakhir, dan hanya 2,6% menggunakan alat bantu jalan. Temuan ini menunjukkan perlunya edukasi yang menekankan pencegahan dini, pengelolaan penyakit kronis, mobilitas aman, keamanan lingkungan, pelibatan keluarga, serta metode pembelajaran yang sesuai dengan tingkat literasi lansia. Analisis kebutuhan edukasi memberikan dasar dalam pengembangan program pencegahan jatuh berbasis komunitas yang lebih tepat sasaran, mudah diterapkan, dan berkelanjutan. Kata Kunci: Analisis Kebutuhan Edukasi, Pencegahan Jatuh, Lansia, Edukasi Berbasis Komunitas.