La Suha Ishabu
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pattimura Ambon, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembelajaran Operasi Hitung Pecahan dan Desimal Melalui Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VI SD Kristen Poliwu Ludia Lenci Unsula; La Suha Ishabu; Johanis Takaria
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 14 No 1 (2026): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol14issue1page149-158

Abstract

Pembelajaran Matematika merupakan ilmu dasar yang mampu melatih kemampuan berfikir analitis, logis, dan sistematis dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Matematika juga menjadi bidang kajian yang membimbing seseorang dalam membangun penalaran deduktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD Kristen Poliwu pada materi operasi hitung pecahan dan desimal melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada materi pecahan dan desimal yang ditunjukan oleh nilai rata-rata kelas yang masih berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Oleh karena itu, diperlukan suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Kristen Poliwu yang berjumlah 23 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas siswa dan guru, serta dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai rata-rata persentase ketuntasan belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I,nilai rata-rata siswa mencapai 75 dengan persentase ketuntasan 73% sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 80 dengan persentase ketuntasan 91%. Selain itu, aktivitas dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran juga mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung pecahan dan desimal di kelas VI SD Kristen Poliwu.
Efektivitas Pendekatan Pembelajaran Realistics Mathematis Education (RME) Terhadap Pemahaman Konsep Perkalian Siswa Kelas III SD Negeri Wakarleli Selpina Aksamina Unitly; Nessy Pattimukay; La Suha Ishabu
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 14 No 1 (2026): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol14issue1page220-228

Abstract

Pembelajaran matematika pada materi perkalian masih menjadi tantangan bagi siswa sekolah dasar karena pembelajaran cenderung monoton dan kurang kontekstual. Akibatnya, siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep perkalian secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap pemahaman konsep perkalian siswa kelas III SD Negeri Wakarleli. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan desain Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 25 siswa kelas eksperimen dan 23 siswa kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata post-test kelas eksperimen sebesar 82,00 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 70,22. Selain itu, hasil uji hipotesis menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelas. Dengan demikian, pendekatan RME efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep perkalian siswa kelas III SD Negeri Wakarleli.