Kepuasan kerja guru merupakan faktor penting yang memengaruhi kualitas pembelajaran. Namun, masih terdapat guru yang mengalami ketidakpuasan kerja meskipun didukung oleh keseimbangan kehidupan kerja dan lingkungan kerja yang relatif baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keseimbangan kehidupan kerja dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja guru di SMP Negeri 6 Singaraja. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian kedua faktor tersebut secara simultan pada guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dalam satu institusi pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal terhadap 47 guru yang dipilih menggunakan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan kehidupan kerja dan lingkungan kerja, baik secara parsial maupun simultan, berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja guru. Temuan ini memperkaya kajian mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan kerja guru serta memberikan implikasi praktis bahwa sekolah perlu menciptakan kebijakan yang mendukung keseimbangan kehidupan kerja dan lingkungan kerja yang kondusif untuk meningkatkan kepuasan kerja guru. Teacher job satisfaction is an important factor influencing the quality of the teaching and learning process. However, some teachers still experience job dissatisfaction despite having a relatively good work–life balance and supportive work environment. This study aims to examine the effects of work–life balance and the work environment on teacher job satisfaction at SMP Negeri 6 Singaraja. The novelty of this study lies in simultaneously examining these two factors among Civil Servant (PNS) teachers and Government Employees with Work Agreements (P3K) within a single educational institution. This study employed a quantitative approach with a causal research design involving 47 teachers selected using a saturated sampling technique. Data were collected through a Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression. The results indicate that both work–life balance and the work environment have a positive and significant effect on teacher job satisfaction, both individually and simultaneously. These findings enrich the literature on the determinants of teacher job satisfaction and provide practical implications for schools to develop policies that promote work–life balance and a supportive work environment in order to enhance teacher job satisfaction.