Kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai anak sebagai bekal dalam mengikuti proses pembelajaran. Namun, masih terdapat anak-anak yang memerlukan pendampingan belajar, termasuk anak-anak di Panti Asuhan Yayasan Prayer Sumber Pengharapan, Kelurahan Asuhan, yang memiliki kemampuan dan kebutuhan belajar yang beragam. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan program pendampingan calistung sebagai wujud nyata pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung dalam mendukung peningkatan kemampuan literasi dan numerasi anak-anak panti asuhan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode pendampingan partisipatif yang dipadukan dengan pembelajaranlangsung (direct instruction) dan belajar sambil bermain (learning by playing). Anak-anak dibagi ke dalam kelompok berdasarkan usia dan jenjang pendidikan, yaitu kelas I–III sekolah dasar untuk pendampingan membaca dan menulis, kelas IV–VI sekolah dasar untuk pendampingan berhitung dan operasi hitung dasar, serta kelas I–III sekolah menengah pertama untuk kegiatan pendalaman Alkitab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung,meningkatnya motivasi belajar, keberanian anak dalam berpartisipasi, serta berkembangnya sikap saling menghargai dan peduli terhadap sesama.Program ini juga memberikan pengalaman bermakna bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mengembangkan kemampuankomunikasi, serta memperkuat kepedulian sosial melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, pendampingan calistung menjadi salah satu bentuk pengabdian yang efektif dalam mendukung perkembangan akademik dan karakter anak-anak di panti asuhan.Kata Kunci: calistung; panti asuhan; pengabdian kepada masyarakat.