Golda Irene Triana
Politeknik Ketenagakerjaan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Program Kesehatan Kerja dalam Upaya Pencegahan Penyakit Akibat Kerja pada Pekerja PT X Ardenta Talitha Yafi Angelo; Golda Irene Triana; Nico Linggi Pongmasangka
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v9i1.870

Abstract

Industri pengolahan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) memiliki potensi tinggi menyebabkan Penyakit Akibat Kerja (PAK) akibat paparan faktor bahaya kimia, fisik, biologis, ergonomi, dan psikologi kerja. PT X telah menerapkan berbagai program kesehatan kerja sebagai upaya perlindungan pekerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis program kesehatan kerja dalam upaya pencegahan Penyakit Akibat Kerja pada pekerja PT X. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional dan mixed methods. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan divisi HSE/SHEQ, dan kuesioner skala Likert kepada 31 pekerja menggunakan teknik purposive sampling. Uji validitas menggunakan Pearson Product Moment dengan r tabel 0,355 dan uji reliabilitas menggunakan Cronbach Alpha. Hasil pengujian menunjukkan 27 dari 35 item dinyatakan valid dengan nilai reliabilitas 0,627–0,876. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja terpapar berbagai faktor risiko kesehatan kerja seperti bahan kimia, kebisingan, panas kerja, ergonomi, dan psikologi kerja. PT X telah menerapkan program kesehatan kerja meliputi Medical Check Up (MCU), penggunaan APD, emergency response system, edukasi kesehatan kerja, serta program hygiene dan sanitasi lingkungan kerja. Sebagian besar responden memiliki persepsi positif terhadap kebijakan K3, implementasi program kesehatan kerja, dan dukungan organisasi terhadap kesehatan kerja. Program kesehatan kerja di PT X berperan dalam mendukung pencegahan PAK melalui pengendalian faktor risiko, medical surveillance, promosi kesehatan kerja, dan penguatan budaya keselamatan kerja.