In the digital era 5.0, changes in education have brought major shifts in the way Generation Alpha learns as digital natives. For prospective Madrasah Ibtidaiyah teachers, professionalism in utilizing technology while instilling character values is an important challenge, especially because students have short attention spans but are highly interested in visual media. This study aims to examine the professionalism of prospective MI teachers in dealing with the characteristics of Generation Alpha students, as well as to formulate appropriate strategies to improve their readiness in digital-era learning. This research uses a qualitative method with a literature review approach. The research data were obtained from 15 national journal articles published within the last five years. Data analysis was carried out using content analysis through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that Generation Alpha has a high ability to adapt to technology, but still faces challenges in maintaining focus and building social interaction. The professionalism of prospective MI teachers is influenced by four main competencies, namely pedagogical competence, professional competence, social competence, and personal competence, which support one another. The challenges found include a lack of digital literacy skills, technology-based classroom management, and the risk of declining character due to uncontrolled exposure to digital content. Teacher professionalism plays a very important role in the success of education in MI. Strategies that can be applied include the use of technology in learning, interactive visual media, strengthening character education based on Islamic values, and a student-centered learning approach. The development of teachers' competencies as a whole and on an ongoing basis is greatly needed so that learning can take place in an adaptive, innovative manner and remain grounded in human values. ABSTRAK Di era digital 5.0 perubahan pendidikan membawa perubahan besar dalam cara belajar Generasi Alpha yang dikenal sebagai digital native. Sebagai calon guru Madrasah Ibtidaiyah, profesionalisme dalam memanfaatkan teknologi sekaligus menanamkan nilai karakter menjadi tantangan penting, terutama karena siswa memiliki rentang perhatian yang pendek tetapi sangat tertarik pada media visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji profesionalisme calon guru MI dalam menghadapi karakteristik siswa Generasi Alpha, sekaligus merumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan kesiapan mereka dalam pembelajaran di era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Data penelitian diperoleh dari 15 artikel jurnal nasional yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Alpha memiliki kemampuan beradaptasi yang tinggi terhadap teknologi, namun masih menghadapi kendala dalam menjaga fokus serta membangun interaksi sosial. Profesionalisme calon guru MI dipengaruhi oleh empat kompetensi utama, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian yang saling mendukung. Tantangan yang ditemukan meliputi kurangnya kemampuan literasi digital, pengelolaan kelas berbasis teknologi, serta risiko menurunnya karakter akibat paparan konten digital yang tidak terkontrol. Profesionalisme guru berperan sangat penting dalam keberhasilan pendidikan di MI. Strategi yang dapat diterapkan meliputi penggunaan teknologi dalam pembelajaran, media visual yang interaktif, penguatan pendidikan karakter berbasis nilai keislaman, serta pendekatan student centered learning. Pengembangan kompetensi guru secara menyeluruh dan berkelanjutan sangat diperlukan agar pembelajaran dapat berjalan secara adaptif, inovatif, dan tetap berlandaskan nilai kemanusiaan.