Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sanksi Edukatif Dalam Meningkatkan Kepatuhan Tata Tertib Siswa: Kajian Dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam Ashila Arasy; Rosdialena
Suluah: Journal of Insight Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT Suria Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepatuhan siswa terhadap tata tertib sekolah merupakan salah satu indikator penting dalam keberhasilan pendidikan karakter. Namun, fenomena pelanggaran tata tertib di berbagai jenjang pendidikan masih menjadi permasalahan yang belum terselesaikan secara optimal. Sanksi edukatif hadir sebagai instrumen pembinaan yang tidak hanya bersifat menghukum, tetapi juga mendidik dan membentuk karakter siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep sanksi edukatif, bentuk-bentuk sanksi edukatif, serta relevansinya dalam meningkatkan kepatuhan tata tertib siswa dalam perspektif Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan pendekatan library research atau kajian pustaka, yaitu dengan menganalisis berbagai sumber literatur berupa buku, jurnal ilmiah, dan artikel akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sanksi edukatif yang diterapkan secara konsisten, proporsional, dan humanis terbukti efektif dalam membentuk kesadaran siswa terhadap pentingnya disiplin dan kepatuhan tata tertib. Dalam perspektif Islam, sanksi bukan sekadar hukuman, melainkan bagian dari proses tarbiyah yang bertujuan memperbaiki perilaku, membentuk akhlak, dan menumbuhkan tanggung jawab pada diri siswa. Kontribusi artikel ini terletak pada penyusunan kerangka konseptual sanksi edukatif dalam konteks PAI yang dapat menjadi rujukan bagi guru, pengelola sekolah, maupun peneliti pendidikan Islam.
Konsep Pendidikan Akhlak Menurut AL-gazhali Dalam Kitab  Ihya’ Ulumuddin Sebagai Dasar Pendidikan Karakter Zam Zarinah; Rosdialena
Suluah: Journal of Insight Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT Suria Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter menjadi isu penting dalam dunia pendidikan modern karena meningkatnya berbagai tantangan moral yang dihadapi peserta didik di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan akhlak menurut Al-Ghazali dalam kitab ihya’ Ulumuddin serta relevansinya sebagai dasar pendidikan karakter. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari sumber primer berupa kitab Ihya’ Ulumuddin serta didukung oleh berbagai buku dan artikel jurnal ilmiah yang relevan. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan akhlak Al-ghazali menekankan penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), pembiasaan perilaku baik, eteladanan, serta pengendalian diri secara berkelanjutan. Pendidikan akhlak menurut Al-ghazali diarahkan untuk membentuk manusia yang berakhlak mulia dan mencapai kebahagiaan dunia serta akhirat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep pendidikan
Sanksi Edukatif Dalam Meningkatkan Kepatuhan Tata Tertib Siswa: Kajian Dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam Ashila Arasy; Rosdialena
Suluah: Journal of Insight Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT Suria Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepatuhan siswa terhadap tata tertib sekolah merupakan salah satu indikator penting dalam keberhasilan pendidikan karakter. Namun, fenomena pelanggaran tata tertib di berbagai jenjang pendidikan masih menjadi permasalahan yang belum terselesaikan secara optimal. Sanksi edukatif hadir sebagai instrumen pembinaan yang tidak hanya bersifat menghukum, tetapi juga mendidik dan membentuk karakter siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep sanksi edukatif, bentuk-bentuk sanksi edukatif, serta relevansinya dalam meningkatkan kepatuhan tata tertib siswa dalam perspektif Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan pendekatan library research atau kajian pustaka, yaitu dengan menganalisis berbagai sumber literatur berupa buku, jurnal ilmiah, dan artikel akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sanksi edukatif yang diterapkan secara konsisten, proporsional, dan humanis terbukti efektif dalam membentuk kesadaran siswa terhadap pentingnya disiplin dan kepatuhan tata tertib. Dalam perspektif Islam, sanksi bukan sekadar hukuman, melainkan bagian dari proses tarbiyah yang bertujuan memperbaiki perilaku, membentuk akhlak, dan menumbuhkan tanggung jawab pada diri siswa. Kontribusi artikel ini terletak pada penyusunan kerangka konseptual sanksi edukatif dalam konteks PAI yang dapat menjadi rujukan bagi guru, pengelola sekolah, maupun peneliti pendidikan Islam.
Konsep Pendidikan Akhlak Menurut AL-gazhali Dalam Kitab  Ihya’ Ulumuddin Sebagai Dasar Pendidikan Karakter Zam Zarinah; Rosdialena
Suluah: Journal of Insight Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT Suria Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter menjadi isu penting dalam dunia pendidikan modern karena meningkatnya berbagai tantangan moral yang dihadapi peserta didik di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan akhlak menurut Al-Ghazali dalam kitab ihya’ Ulumuddin serta relevansinya sebagai dasar pendidikan karakter. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari sumber primer berupa kitab Ihya’ Ulumuddin serta didukung oleh berbagai buku dan artikel jurnal ilmiah yang relevan. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan akhlak Al-ghazali menekankan penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), pembiasaan perilaku baik, eteladanan, serta pengendalian diri secara berkelanjutan. Pendidikan akhlak menurut Al-ghazali diarahkan untuk membentuk manusia yang berakhlak mulia dan mencapai kebahagiaan dunia serta akhirat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep pendidikan