Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Indonesia Challenges in Maintaining National Identity in the Era of Globalisation jihan Aulya Putri; Ashila Arasy; Sasmi Nelwati
Hakamain: Journal of Sharia and Law Studies Vol. 2 No. 1 (2023): HAKAMAIN: Journal of Sharia and Law Studies
Publisher : Yayasan Lembaga Studi Makwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57255/hakamain.v2i1.318

Abstract

This study aims to analyse the challenges faced in maintaining national identity in the era of globalisation using sociological research methods. The era of globalisation is characterised by increased interactions between nations that lead to the spread of values, cultures and ideologies that can threaten the homogeneity of national identities. This research uses a qualitative approach with a case study method on several countries that have experienced significant changes in their national identity due to the influence of globalisation. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The results show that globalisation has resulted in cultural transformation, a shift in traditional values, and an increase in multiculturalism that challenges the integrity of national identity. In addition, information and communication technology also plays a major role in spreading global culture. The study concludes that effective strategies for maintaining national identity involve education that emphasises local values, cultural policies that support diversity, and strengthening local communities. Recommendations include the need for cooperation between the government, society and educational institutions in an effort to maintain and strengthen national identity amidst globalisation.
Sanksi Edukatif Dalam Meningkatkan Kepatuhan Tata Tertib Siswa: Kajian Dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam Ashila Arasy; Rosdialena
Suluah: Journal of Insight Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT Suria Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepatuhan siswa terhadap tata tertib sekolah merupakan salah satu indikator penting dalam keberhasilan pendidikan karakter. Namun, fenomena pelanggaran tata tertib di berbagai jenjang pendidikan masih menjadi permasalahan yang belum terselesaikan secara optimal. Sanksi edukatif hadir sebagai instrumen pembinaan yang tidak hanya bersifat menghukum, tetapi juga mendidik dan membentuk karakter siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep sanksi edukatif, bentuk-bentuk sanksi edukatif, serta relevansinya dalam meningkatkan kepatuhan tata tertib siswa dalam perspektif Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan pendekatan library research atau kajian pustaka, yaitu dengan menganalisis berbagai sumber literatur berupa buku, jurnal ilmiah, dan artikel akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sanksi edukatif yang diterapkan secara konsisten, proporsional, dan humanis terbukti efektif dalam membentuk kesadaran siswa terhadap pentingnya disiplin dan kepatuhan tata tertib. Dalam perspektif Islam, sanksi bukan sekadar hukuman, melainkan bagian dari proses tarbiyah yang bertujuan memperbaiki perilaku, membentuk akhlak, dan menumbuhkan tanggung jawab pada diri siswa. Kontribusi artikel ini terletak pada penyusunan kerangka konseptual sanksi edukatif dalam konteks PAI yang dapat menjadi rujukan bagi guru, pengelola sekolah, maupun peneliti pendidikan Islam.
Sanksi Edukatif Dalam Meningkatkan Kepatuhan Tata Tertib Siswa: Kajian Dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam Ashila Arasy; Rosdialena
Suluah: Journal of Insight Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT Suria Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepatuhan siswa terhadap tata tertib sekolah merupakan salah satu indikator penting dalam keberhasilan pendidikan karakter. Namun, fenomena pelanggaran tata tertib di berbagai jenjang pendidikan masih menjadi permasalahan yang belum terselesaikan secara optimal. Sanksi edukatif hadir sebagai instrumen pembinaan yang tidak hanya bersifat menghukum, tetapi juga mendidik dan membentuk karakter siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep sanksi edukatif, bentuk-bentuk sanksi edukatif, serta relevansinya dalam meningkatkan kepatuhan tata tertib siswa dalam perspektif Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan pendekatan library research atau kajian pustaka, yaitu dengan menganalisis berbagai sumber literatur berupa buku, jurnal ilmiah, dan artikel akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sanksi edukatif yang diterapkan secara konsisten, proporsional, dan humanis terbukti efektif dalam membentuk kesadaran siswa terhadap pentingnya disiplin dan kepatuhan tata tertib. Dalam perspektif Islam, sanksi bukan sekadar hukuman, melainkan bagian dari proses tarbiyah yang bertujuan memperbaiki perilaku, membentuk akhlak, dan menumbuhkan tanggung jawab pada diri siswa. Kontribusi artikel ini terletak pada penyusunan kerangka konseptual sanksi edukatif dalam konteks PAI yang dapat menjadi rujukan bagi guru, pengelola sekolah, maupun peneliti pendidikan Islam.