Aldit Prastyasto
Universitas Tangerang Raya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Kesadaran Lingkungan melalui Kegiatan Bank Sampah di Lingkungan Perumahan Bukit Nusa Indah Kelurahan Serua Diksi Metris; Maman Sulaeman; Aji Priambodo; Aldit Prastyasto; Muhammad Yusuf
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah di wilayah perkotaan, termasuk Kota Tangerang Selatan, semakin terasa seiring meningkatnya volume sampah rumah tangga dan terbatasnya kapasitas tempat pemrosesan akhir. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat sejak dari sumbernya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran lingkungan warga melalui pelaksanaan program bank sampah di Perumahan Bukit Nusa Indah, Kelurahan Serua, Kota Tangerang Selatan. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat yang bersifat partisipatif. Kegiatan diawali dengan pemaparan program kepada pengurus RT dan RW pada bulan Januari 2026, dilanjutkan dengan sosialisasi kepada warga oleh petugas bank sampah Kecamatan Ciputat pada tanggal 2 Februari 2026, serta kegiatan pengumpulan dan penimbangan sampah pada tanggal 9 Februari 2026. Data kegiatan diperoleh melalui observasi langsung, dokumentasi, serta wawancara singkat dengan pengurus lingkungan dan warga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis 3R. Warga mulai terlibat dalam kegiatan memilah dan menabung sampah, serta muncul komitmen awal untuk menjalankan program secara berkelanjutan. Selain memberikan manfaat edukatif, program bank sampah juga memperkuat interaksi sosial dan kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini berpotensi menjadi model pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang dapat membantu mengurangi beban tempat pemrosesan akhir sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.