Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pengembangan Karir dan Pelatihan Kerja Terhadap Kinerja Kerja Karyawan Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tangerang Heru Saban; Maman Sulaeman; Abdul Gani Sidqi; Ferardi Ferardi
eCo-Fin Vol. 3 No. 3 (2021): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v3i3.2728

Abstract

Semua organisasi dituntut untuk lebih meningkat kinerja kerja karyawan agar dapat mengembangkan organisasi tersebut. Banyak faktor yang mempengaruhi salah satunya adalah Sumber Daya Manusia. Melalui Pengembangan karier yang pada diri dari setiap karyawan, Maka akan meningkatkan kinerja karyawan. Selain Pengembangan karier, Pelatihan kerja juga menjadi faktor karena Pelatihan kerja Merupakan adalah sesuatu yang berada di dalam setiap karyawan yang dapat mempengaruhi apakah terdapat Pengaruh Pengembangan karier dan Pelatihan kerja Terhadap kinerja kerja karyawan Pada dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten Tangerang. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode pengambilan sampel menggunakan Metode non probability sampling atau sampel Jenuh. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 60 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, observasi dan studi pustaka. Lalu alat uji yang digunakan adalah Software SPSS .Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh secara t parsial Pengembangan karier dan pelatihan kerja terhadap kinerja kerja karyawan. Pengembangan karier dengan nilai 7.614 lalu pelatihan kerja 7.908 dengan signifikan lebih kecil 0,05. Jadi dapat disimpulkan bahwa variabel Pengembangan karier dan pelatihan kerja berpengaruh terhadap variabel kinerja kerja karyawan. Hasil penelitian ini secara simultan dengan nilai f hitung 577.915 lebih besar dari f hitung 3.16 jadi variabel Pengembangan karier dan pelatihan kerja berpengaruh secara bersama-sama terhadap variabel kinerja kerja karyawan. Dapat disimpulkan berdasarkan hasil penelitian bahwa Pengembangan karier dan Pelatihan kerja Terhadap Kinerja Kerja Karyawan memiliki hubungan yang berpengaruh positif dan signifikan
Intervensi Reputasi Perusahaan Pada Keputusan Pembelian: Konsekwensi Dari Influencer Instagram Dan Islamic Branding Maman Sulaeman; Rika Nurhidayah; Nur Azis; Desi Ratnasari; Miftahul Ulum; Ulya Wahdah
Bisman (Bisnis dan Manajemen): The Journal of Business and Management Vol. 7 No. 3 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Majapahit, Jawa Timur, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/bisman.v7i3.3742

Abstract

This study aims to analyze the influence of Instagram influencers and Islamic branding on company reputation and consumer purchase decisions. In the digital age, companies increasingly rely on influencers to build reputation and influence consumer purchase decisions, while value-based branding, especially rooted in religious principles, is becoming more popular, particularly among Muslim consumers. This research uses a survey method with a quantitative approach, where data is collected through a questionnaire distributed to 92 Rabbani product consumers. Data analysis is performed using Structural Equation Modeling (SEM) to examine the relationships between variables. The results show that Instagram influencers have a significant impact on company reputation, which in turn affects consumer purchase decisions. Islamic branding also proves to enhance company reputation, especially among Muslim consumers, which ultimately drives purchase decisions. Additionally, company reputation acts as a mediator in the relationship between Instagram influencers and purchase decisions, as well as between Islamic branding and purchase decisions. These findings indicate that companies can leverage influencers and Islamic branding to build a strong reputation and increase sales. The implications of this research highlight the importance of companies selecting the right influencers and incorporating religious values into their branding to attract consumers.