Helga Fadillu Rohman
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Marketing Mix 7P Pada Institusi Pendidikan di MTs Madrasah Pembangunan UIN Jakarta Helga Fadillu Rohman; Nazwara Putri Haridwani; Ekfina Qanita Fesyia Birzah; Aghitsa Farahdiba; Rizka Ramadhina Anwar; Zahrotul Munawwaroh
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 5 (2026): Oktober
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i5.11748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Marketing Mix 7P (produk, harga, promosi, orang, proses, bukti fisik, dan tempat) dalam pemasaran jasa pendidikan di MTs Madrasah Pembangunan UIN Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan, observasi langsung, serta studi dokumentasi. Data dianalisis dengan memetakan temuan ke dalam ketujuh elemen bauran pemasaran jasa, kemudian dibandingkan dengan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa madrasah telah menerapkan ketujuh elemen tersebut, meskipun tingkat kematangan penerapannya berbeda-beda antarelemen. Produk, orang, dan bukti fisik menjadi elemen yang paling kuat, tercermin dari kurikulum berbasis nilai keislaman yang dipadukan dengan program unggulan, tenaga pengajar yang kompeten dan bersertifikat, serta fasilitas yang terawat dan representatif. Harga dikelola secara transparan dan inklusif melalui kebijakan beasiswa dan opsi pembayaran bertahap, sementara lokasi madrasah diuntungkan oleh posisinya yang strategis di dalam kompleks kampus universitas. Promosi dan proses, meskipun telah berjalan baik secara operasional, belum dikomunikasikan secara optimal sebagai bagian dari strategi pemasaran yang terintegrasi sepanjang tahun, karena kegiatan promosi masih terpusat pada masa penerimaan peserta didik baru. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pemasaran jasa pendidikan ditentukan oleh pengelolaan ketujuh elemen secara terintegrasi, bukan oleh kekuatan satu atau dua elemen yang berdiri sendiri. Secara praktis, madrasah disarankan menyusun strategi komunikasi pemasaran yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, terutama pada elemen promosi dan proses, agar keunggulan yang telah dimiliki dapat tersampaikan secara lebih optimal kepada calon siswa dan orang tua. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat relevansi kerangka 7P pada konteks pendidikan menengah pertama berbasis Islam dan memberikan landasan empiris bagi penelitian selanjutnya mengenai variasi kontekstual efektivitas elemen bauran pemasaran jasa.