Rachman Upe
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERANAN MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS DAN KINERJA KARYAWAN PT. CIPTA KARYA MANDIRI Indah Novita Sari; M. Arief Noor; Rachman Upe
Cakrawala : Jurnal Penelitian Mahasiswa Vol 1 No 01 (2026): Januari: Cakrawala: Jurnal Penelitian Mahasiswa
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia kerja, motivasi merupakan salah satu faktor kunci yang memengaruhi tingkat produktivitas dan kualitas kinerja individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan motivasi terhadap produktivitas dan kinerja karyawan di PT. Cipta Karya Mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan sumber data primer dan sekunder melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor-faktor motivasi internal dan eksternal terbukti dapat meningkatkan kinerja karyawan. Dengan adanya motivasi, karyawan terdorong untuk bekerja lebih keras, meningkatkan produktivitas, dan mencapai hasil yang lebih baik. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen PT. Cipta Karya Mandiri untuk meningkatkan strategi peningkatan motivasi, baik melalui program pelatihan, pemberian insentif, maupun penciptaan lingkungan kerja yang mendukung
Strategi Pengembangan Kompetensi Petugas Pemadam Kebakaran Dalam Menghadapi Ancaman Kebakaran Di Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran Dan Penyelamatan Kota Admnistrasi Jakarta Timur Imam Budiaji Al Basith; M. Arief Noor; Rachman Upe
Cakrawala : Jurnal Penelitian Mahasiswa Vol 1 No 01 (2026): Januari: Cakrawala: Jurnal Penelitian Mahasiswa
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan dan kesiapsiagaan petugas pemadam kebakaran merupakan aspek penting dalam menghadapi berbagai potensi ancaman kebakaran yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan kompetensi petugas pemadam kebakaran di Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Timur serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan instrumen penelitian yang bersifat subjektif (subjective instrument method). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai strategi pengembangan kompetensi petugas pemadam kebakaran dalam menghadapi ancaman kebakaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi
EKSPLORASI MAKNA KERJA BAGI GEN-Z DALAM KONTEKS BUDAYA ORGANISASI DI PERUSAHAAN STARTUP DIGITAL Satria Pratama; M. Arief Noor; Rachman Upe
Cakrawala : Jurnal Penelitian Mahasiswa Vol 1 No 01 (2026): Januari: Cakrawala: Jurnal Penelitian Mahasiswa
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana Generasi Z memaknai pekerjaan dalam konteks budaya organisasi pada perusahaan startup digital di Indonesia. Pergeseran nilai dan ekspektasi kerja pada generasi ini menuntut penyesuaian baru dalam praktik manajemen sumber daya manusia, khususnya terkait fleksibilitas kerja, pengembangan diri, serta keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap informan yang terdiri dari manajer sumber daya manusia, karyawan Generasi Z dari berbagai divisi, serta tenaga pendukung, dilengkapi dengan observasi langsung di lingkungan kerja dan studi dokumentasi internal perusahaan. Data dianalisis secara tematik melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, dan interpretasi naratif untuk mengidentifikasi pola makna kerja yang berkembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z tidak memaknai pekerjaan semata-mata sebagai sumber penghasilan, melainkan sebagai sarana aktualisasi diri, pembelajaran berkelanjutan, dan kontribusi sosial. Budaya organisasi yang terbuka, fleksibel, dan egaliter terbukti berperan penting dalam membangun keterikatan emosional dan makna kerja yang positif. Selain itu, keseimbangan kehidupan kerja, pengakuan atas kinerja, serta umpan balik yang konstruktif menjadi faktor kunci dalam memperkuat persepsi kerja yang bermakna. Temuan ini menegaskan adanya pergeseran paradigma kerja generasi muda dan pentingnya adaptasi budaya organisasi agar selaras dengan nilai-nilai Generasi Z
PENGARUH KEPEMIMPINAN SPIRITUAL DAN BUDAYA ORGANISASI BERORIENTASI NILAI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DAN KEPUASAN KERJA DI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN KUTAI TIMUR Hendra Putra; Rachman Upe; Muh Arief Noor
Cakrawala : Jurnal Penelitian Mahasiswa Vol 1 No 2 (2026): Juli: Cakrawala: Jurnal Penelitian Mahasiswa
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan mengintegrasikan kepemimpinan spiritual dan budaya organisasi berorientasi nilai dalam menjelaskan kinerja dan kepuasan kerja pegawai sektor publik, yang masih relatif terbatas dikaji secara simultan. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh kepemimpinan spiritual dan budaya organisasi berorientasi nilai terhadap kinerja dan kepuasan kerja pegawai di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kutai Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan verifikatif, melibatkan seluruh populasi sebanyak 146 pegawai melalui teknik sensus. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil empiris menunjukkan bahwa kepemimpinan spiritual dan budaya organisasi berorientasi nilai berpengaruh positif dan signifikan, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kinerja dan kepuasan kerja pegawai, dengan kepemimpinan spiritual sebagai variabel yang paling dominan. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai kepemimpinan dan budaya organisasi dalam kebijakan pengembangan sumber daya manusia, melalui program pelatihan berbasis nilai, peningkatan partisipasi pegawai, serta penyelarasan sistem penilaian kinerja untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan berorientasi pelayanan