Perkembangan teknologi digital telah mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan berbagai platform digital sebagai strategi pemasaran dalam meningkatkan daya saing usaha. Jarea Coffee merupakan salah satu UMKM di bidang coffee shop yang telah mengimplementasikan beberapa media pemasaran digital, yaitu Google Business Profile, Google Sites, dan TikTok Shop, untuk memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan interaksi dengan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran digital UMKM Jarea Coffee menggunakan pendekatan 4C (Customer, Cost, Convenience, dan Communication) serta analisis SWOT sebagai dasar penyusunan strategi pengembangan usaha. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan 4C dan matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Google Business Profile mampu meningkatkan visibilitas usaha melalui informasi bisnis yang lengkap dan ulasan pelanggan, Google Sites berfungsi sebagai landing page yang mengintegrasikan berbagai kanal digital, sedangkan TikTok Shop berperan dalam memperluas jangkauan promosi dan penjualan melalui konsep social commerce. Berdasarkan analisis SWOT, Jarea Coffee memiliki kekuatan pada kualitas produk, pemanfaatan platform digital yang beragam, dan reputasi bisnis yang baik, namun masih menghadapi kelemahan berupa konsistensi pengelolaan konten digital dan optimalisasi fitur pemasaran. Berdasarkan pendekatan 4C, strategi pemasaran digital Jarea Coffee telah mampu memenuhi kebutuhan pelanggan, memberikan kemudahan akses informasi, menciptakan efisiensi biaya promosi, serta membangun komunikasi yang interaktif dengan konsumen. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi Jarea Coffee dalam mengoptimalkan strategi pemasaran digital secara berkelanjutan