Dewa Bagus Sanjaya
Universitas Pendidikan Ganesha, Bali, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Peran Guru dalam Mengawal Hak dan Kewajiban Moral Siswa SD pada Era Transformasi Teknologi di SD Negeri 1 Sukawana Kintamani Ni Kadek Afrillianingsih; Dewa Bagus Sanjaya; I Nengah Suastika
Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (Juli - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpsn.v4i3.664

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa dampak ganda bagi dunia pendidikan dasar, khususnya terhadap pembentukan moral siswa Sekolah Dasar (SD). Di satu sisi, teknologi memperluas akses informasi dan mendukung pembelajaran inovatif; di sisi lain, tanpa pengawalan yang tepat, teknologi dapat mengikis nilai-nilai moral dan mengaburkan pemahaman siswa tentang hak dan kewajiban mereka. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategis guru SD Negeri 1 Sukawana Kintamani dalam mengawal hak dan kewajiban moral siswa di tengah era transformasi teknologi. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap 6 guru, dan studi dokumentasi selama tiga bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di SD Negeri 1 Sukawana berperan sebagai fasilitator nilai (value facilitator), pengawas digital (digital guardian), dan model moral (moral modeling). Ketiga peran tersebut berkorelasi signifikan dengan kemampuan siswa memahami hak dan kewajiban moral di lingkungan digital. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya penguatan kompetensi digital-etis guru SD melalui pelatihan berkelanjutan dan integrasi pendidikan moral dalam kurikulum berbasis teknologi.
Dilema Pedagogis: Analisis Literatur Kesiapan dan Hambatan Guru dalam Mengelola Kelas inklusif di Indonesia Ni Luh Gede Elia Purnasari; Dewa Bagus Sanjaya; I Nengah Suastika
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni- Juli 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i4.9169

Abstract

Pendidikan inklusi di Indonesia secara normatif telah didukung oleh berbagai regulasi pemerintah, namun praktiknya, implementasinya di sekolah reguler masih menghadapi kendala besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesiapan serta hambatan nyata yang dihadapi guru dalam mengelola kelas inklusif di Indonesia. Objek riset dalam penelitian ini adalah dokumen ilmiah mengenai kesiapan guru, hambatan guru, dan dinamika kelas inklusif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif melalui studi literatur terhadap artikel ilmiah terbitan lima tahun terakhir (2022-2026) yang dikumpulkan dari Google Scholar dan Research Gate. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi yang meliputi pengumpulan, reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapan guru sangat beragam; secara psikologis guru memiliki motivasi intrinsik dan sikap terbuka yang tinggi, namun secara kognitif mereka tidak siap mengelola pembelajaran adaptif karena keterbatasan latar belakang pendidikan luar biasa. Hambatan utama guru meliputi minimnya bimbingan teknis, beban ganda yang memicu kelelahan kerja, sarana prasarana yang belum aksesibel, serta kelangkaan guru pendamping khusus. Kesimpulannya, penguatan pendidikan inklusi di Indonesia harus fokus pada peningkatan mutu sumber daya manusia melalui rekonstruksi kurikulum calon guru dan pelatihan berkelanjutan serta pemenuhan guru pendamping khusus dan fasilitas ramah disabilitas di setiap sekolah.