Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Struktural Kontruktif Dalam Cerpen Kenangan Corona Dan Lebaran Karya M.Tauhed Supratman Susanti Susanti; Sulistina Sulistina; Muhammad Ali Fahmi Ramadana; Ferdiana Wardani Hakim; Nurul Riska Febriyanti; Narisa Indi Adesta; Anisa Fajriana Oktasari
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap struktur sosial yang membentuk praktik tokoh serta hubungan antara ranah, modal, dan habitus dalam cerpen Kenangan Korona dan Lebaran karya M. Tauhed Supratman dengan menggunakan pendekatan struktural konstruktivis Pierre Bourdieu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dan dialog dalam cerpen yang berkaitan dengan fokus penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak-catat dengan studi pustaka, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen Kenangan Korona dan Lebaran merepresentasikan kehidupan masyarakat pada masa pandemi COVID-19 yang mengalami perubahan sosial, ekonomi, dan budaya. Ranah sosial dalam cerpen tergambar melalui interaksi tokoh dengan lingkungan keluarga dan masyarakat yang dipengaruhi oleh situasi pandemi. Modal ekonomi, modal sosial, modal budaya, dan modal simbolik yang dimiliki tokoh berperan dalam menentukan posisi serta strategi mereka dalam menghadapi berbagai keterbatasan. Habitus tokoh tercermin melalui pola pikir, sikap, dan tindakan yang terbentuk dari pengalaman hidup serta kondisi sosial yang melingkupinya. Relasi antara ranah, modal, dan habitus memperlihatkan bagaimana individu beradaptasi dan mempertahankan keberlangsungan hidup di tengah perubahan sosial yang terjadi. Dengan demikian, cerpen ini tidak hanya berfungsi sebagai karya sastra yang memiliki nilai estetis, tetapi juga sebagai representasi realitas sosial masyarakat pada masa pandemi yang dapat dikaji melalui perspektif struktural konstruktivis Pierre Bourdieu.