Neng Silma Siti Robiah
Universitas Indonesia Membangun

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Kecepatan Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Coffee Shop Bagi Kopi Cabang Buah Batu Bandung Marsha Alivia; Lulu Nurfadhilah; Naya Ekawati Hafsari; Neng Silma Siti Robiah; Cantika Anastasya; Erna Herlinawati
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11899

Abstract

Perkembangan industri coffee shop di Indonesia yang semakin pesat menyebabkan tingkat persaingan antar pelaku usaha semakin tinggi. Dalam kondisi tersebut, perusahaan dituntut untuk mampu memberikan pelayanan berkualitas dan cepat guna menciptakan kepuasan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan kecepatan pelayanan terhadap kepuasan kepada konsumen pada Coffee Shop Bagi Kopi Cabang Buah Batu Bandung. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 konsumen. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistic melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (t), uji simultan (F), dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kualitas pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai signifikansi 0,089, sedangkan kecepatan pelayanan juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai 0,066. Namun, secara simultan kualitas pelayanan dan kecepatan pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai signifikansi 0,006. Nilai koefisien determinasi sebesar 31,8% menunjukkan bahwa kepuasan konsumen dapat dijelaskan oleh kualitas pelayanan dan kecepatan pelayanan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan konsumen pada industri coffee shop tidak hanya ditentukan oleh aspek pelayanan, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti kualitas produk, harga, suasana tempat, dan pengalaman pelanggan secara keseluruhan.
Analisis Kinerja Keuangan Bank BJB Menggunakan Rasio ROA, ROE, Dan LDR Oktovia Rahmayanti; Zamzam Zikri R; Naya Ekawati Hafsari; Neng Silma Siti Robiah; Shannon Valensya; Marsha Alivia; Nazra Faiza AH; Palupi Permata Rahmi; Eko Djoko Prabowo
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12102

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja keuangan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) tahun 2025 melalui rasio Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Loan to Deposit Ratio (LDR). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari laporan keuangan tahunan Bank BJB 2025. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan menghitung dan menginterpretasikan nilai setiap rasio berdasarkan konsep analisis kinerja perbankan. Hasil menunjukkan Bank BJB mencatatkan ROA sebesar 0,72%, ROE 7,61%, dan LDR 99,77%. Angka ROA mengindikasikan kemampuan bank dalam menghasilkan laba dari aset masih relatif rendah, sedangkan ROE menunjukkan bank masih mampu memberikan tingkat pengembalian kepada pemegang saham. LDR yang mendekati 100% menandakan fungsi intermediasi berjalan efektif karena sebagian besar dana pihak ketiga tersalurkan sebagai kredit. Secara keseluruhan, kinerja keuangan Bank BJB tahun 2025 tergolong cukup sehat, namun perlu peningkatan efisiensi pengelolaan aset dan modal untuk mendorong profitabilitas dan memperkuat daya saing di industri perbankan.