Kaffin Feri Handi Yuwono
Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Forensik Barang Bukti Promosi Judi Online Tiktok Live Gift Menggunakan NIST Kaffin Feri Handi Yuwono; Fahmi Fachri
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan metode NIST SP 800-86 dalam mengidentifikasi jejak digital terkait promosi judi online pada fitur TikTok Live Gift. Tantangan utama dalam forensik aplikasi TikTok terletak pada dinamika data yang sangat cepat serta belum adanya prosedur akuisisi data standar yang diakui. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengikuti tahapan sistematis kerangka kerja NIST, yakni collection, examination, analysis, dan reporting. Data diakuisisi melalui fitur Download Your Data resmi dan dianalisis secara mendalam menggunakan perangkat lunak forensik FTK Imager, Autopsy, serta otomasi skrip pemrograman Python. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode NIST SP 800-86 berhasil diterapkan secara sistematis dengan tingkat keberhasilan identifikasi artefak digital mencapai 85%, di mana 17 dari 20 target artefak berhasil direkonstruksi dengan validitas tinggi yang dibuktikan melalui konsistensi nilai hash dan kelengkapan metadata. Meskipun ditemukan keterbatasan pada ketersediaan data spesifik seperti username, gift name, dan timestamp dalam berkas ekspor resmi, penelitian ini tetap memberikan kontribusi signifikan berupa prosedur teknis forensik yang valid bagi aparat penegak hukum. Temuan ini menjadi landasan penting bagi pengembangan metode akuisisi data yang lebih komprehensif di masa depan untuk menangani kasus kejahatan siber yang semakin kompleks. Penelitian ini membuktikan bahwa keterbatasan data platform bukanlah kegagalan metode, melainkan indikator kebutuhan teknik akuisisi fisik yang lebih mendalam pada investigasi forensik media sosial.