Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH SEDENTARY LIFESTYLE TERHADAP KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA MAHASISWA PRODI DIII KEPERAWATAN STIKES FLORA Nurul Haflah; Youlanda Sari; Lina Rizki
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Perkembangan teknologi menyebabkan penurunan aktivitas fisik yang dapat meningkatkan perilaku sedentary lifestyle, yang berdampak negatif bagi kesehatan. Mahasiswa keperawatan sebagian besar menghabiskan waktunya mengikuti pemembelajaran, dan mengerjakan tugas dengan posisi duduk yang lama, yang dapat beresiko meningkatkan munculnya keluhan pada system musculoskeletal. Tujuan Penelitian menganalisis pengaruh sedentary lifestyle terhadap keluhan musculoskeletal pada mahasiswa prodi DIII Keperawatan STIKes Flora. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. sampel berjumlah 95 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Tingkat sedentary lifestyle dinilai menggunakan sedentary behavior questionnaire sedangkan keluhan muskuloskeletal diukur menggunakan nordic body map. Data dianalisis menggunakan uji korelasi spearman dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Terdapat hubungan positif yang signifikan antara sedentary lifestyle dan keluhan muskuloskeletal dengan nilai r = 0,509 dan p < 0,001 yang menunjukkan semakin tinggi sedentary lifestyle maka semakin tinggi keluhan muskuloskeletal.
Pengaruh Teknik Relaksasi Napas Dalam Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Pada Pasien Pasca Operasi Fraktur Femur Di RS Setia Budi Medan Lina Rizki; Piyanti Saurina Mahdalena Sagala; Kardina Hayati
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 5, No 3 (2026): J-BIKES MARET
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v5i3.176

Abstract

Nyeri merupakan masalah utama yang sering dialami pasien pasca operasi fraktur femur. Nyeri yang tidak terkontrol dapat menghambat mobilisasi dini, memperpanjang masa rawat inap, serta menurunkan kualitas hidup pasien. Salah satu metode nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi nyeri adalah teknik relaksasi napas dalam. Teknik ini dipercaya mampu menurunkan persepsi nyeri melalui peningkatan relaksasi, perbaikan oksigenasi jaringan, dan stimulasi pelepasan endorfin. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi napas dalam terhadap penurunan tingkat nyeri pada pasien pasca operasi fraktur femur di RS Setia Budi Medan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif pra-eksperimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Rata-rata tingkat nyeri sebelum intervensi adalah 6,8 dan menurun menjadi 3,9 setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p 0,05). Adapun kesimpulan peneilitian ini terdapat pengaruh signifikan teknik relaksasi napas dalam terhadap penurunan tingkat nyeri pada pasien pasca operasi fraktur femur di RS Setia Budi Medan
PENGARUH SEDENTARY LIFESTYLE TERHADAP KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA MAHASISWA PRODI DIII KEPERAWATAN STIKES FLORA Nurul Haflah; Youlanda Sari; Lina Rizki
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Perkembangan teknologi menyebabkan penurunan aktivitas fisik yang dapat meningkatkan perilaku sedentary lifestyle, yang berdampak negatif bagi kesehatan. Mahasiswa keperawatan sebagian besar menghabiskan waktunya mengikuti pemembelajaran, dan mengerjakan tugas dengan posisi duduk yang lama, yang dapat beresiko meningkatkan munculnya keluhan pada system musculoskeletal. Tujuan Penelitian menganalisis pengaruh sedentary lifestyle terhadap keluhan musculoskeletal pada mahasiswa prodi DIII Keperawatan STIKes Flora. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. sampel berjumlah 95 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Tingkat sedentary lifestyle dinilai menggunakan sedentary behavior questionnaire sedangkan keluhan muskuloskeletal diukur menggunakan nordic body map. Data dianalisis menggunakan uji korelasi spearman dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Terdapat hubungan positif yang signifikan antara sedentary lifestyle dan keluhan muskuloskeletal dengan nilai r = 0,509 dan p < 0,001 yang menunjukkan semakin tinggi sedentary lifestyle maka semakin tinggi keluhan muskuloskeletal.