Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika bisnis pada UMKM Telur Asin Wahyu Saputra di Desa Sigentong, Kabupaten Brebes, serta mengkaji kontribusinya terhadap pembentukan kepercayaan dan loyalitas konsumen. Etika bisnis memiliki peran penting dalam menciptakan hubungan jangka panjang antara pelaku usaha dan konsumen, khususnya pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah yang menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara sistematis untuk memperoleh gambaran mengenai implementasi prinsip-prinsip etika bisnis dalam kegiatan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika bisnis pada UMKM Telur Asin Wahyu Saputra diwujudkan melalui kejujuran dalam menjaga kualitas produk, keterbukaan informasi harga, penerapan kebersihan dan higienitas selama proses produksi, serta pemberian pelayanan yang ramah dan responsif kepada konsumen. Selain itu, pelaku usaha menunjukkan tanggung jawab dengan menjaga konsistensi mutu produk dan menghindari praktik usaha yang dapat merugikan pelanggan. Implementasi etika bisnis tersebut memberikan dampak positif terhadap keputusan pembelian konsumen karena mampu meningkatkan kepercayaan, kepuasan, dan loyalitas pelanggan. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa aspek yang masih perlu ditingkatkan, antara lain pencatatan administrasi usaha yang lebih sistematis serta standarisasi proses produksi. Secara keseluruhan, penerapan etika bisnis yang baik menjadi faktor strategis dalam meningkatkan keberlanjutan usaha, memperkuat daya saing, dan mendukung perkembangan UMKM di tengah dinamika pasar yang terus berkembang.