This Author published in this journals
All Journal Jurnal Farmasi Ikifa
Belqis Fadilah
Universitas Mangku Wiyata

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POLA PERESEPAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA POLI LANSIA DI UPTD PUSKESMAS CITANGKIL PERIODE MARET 2023 Isti Dwi Pruschia; Maharani; Belqis Fadilah
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL FARMASI IKIFA VOL. 5 NO. 2 JULI TAHUN 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab terbesar morbiditas di dunia, sering disebut sebagai pembunuh diam-diam. Data World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa prevalensi hipertensi di dunia mencapai sekitar 1,13 miliar individu, artinya 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis hipertensi. Seseorang dapat dikatakan hipertensi atau tekanan darah tinggi apabila tekanan darah meningkat dengan sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan jarak waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat atau tenang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pola Peresepan Obat Antihipertensi Pada Poli Lanjut Usia di UPTD Puskesmas Citangkil Periode Maret 2023 Berdasarkan Jenis Kelamin Pasien, Usia Pasien, Jenis Obat, Golongan Obat, Riwayat Penyakit Keluarga (Hipertensi) dan Diagnosa penyakit pasien. Teknik Sampling yang digunakan yaitu Total Sampling maka di dapat jumlah sampel sebanyak 106 pasien lansia. Data penelitian yang diperoleh yaitu Data Rekam Medik Pasien kemudian data di Analisis Frequensi dan Presentase secara Deskriptif Univariat menggunakan Komputerisasi SPSS dan disajikan dalam bentuk Tabel dan Diagram. Menunjukan bahwa penggunaan obat terbesar bedasarkan jenis kelamin yaitu pada perempuan sebanyak 61 pasien (57,7%). Lalu bedasarkan usia pasien 60-74 sebanyak 93 pasien (87,7%). Obat tunggal golongan CCB (obat amlodipin) sebanyak 97 pasien (91,5%). Kemudian golongan obat terbanyak yaitu golongan Calsium Chanel Bloker sebanyak 97 pesien (91,5%). Pasien dengan riwayat penyakit keluarga/keturunan hipertensi sebanyak 10 pasien (9,4%). Lalu pada diagnosa pasien dengan Hipertensi Esensial sebanyak 56 pasien (52,8%).