Background: Gastritis remains a common health issue in the community, closely linked to unhealthy dietary habits, irregular meal schedules, and limited knowledge regarding the selection and preparation of stomach-friendly foods. A Community Self-Assessment Survey in Hamlet 5 revealed a significant number of residents suffering from gastritis symptoms, alongside habits of consuming fatty, spicy, and irritating foods. These conditions highlight the need for practical, easily applicable health promotion and prevention efforts in daily life. Purpose: To enhance community knowledge and skills regarding gastritis prevention through health education and live healthy cooking demonstrations. Method: This community service activity was conducted in December 2025 in Hamlet 5, Purworejo Village, Pesawaran Regency. The target audience consisted of Hamlet 5 residents selected based on the Community Self-Assessment Survey results. The methods employed included health education on gastritis, healthy cooking demonstrations using stomach-friendly ingredients, interactive discussions, and the distribution of healthy recipe leaflets. Evaluation was conducted descriptively by observing community participation and understanding throughout the activity. Results: The activity proceeded successfully and received a positive response from the community. Participants demonstrated high enthusiasm and an improved understanding of gastritis risk factors, the selection of stomach-friendly foods, and healthy food preparation methods. The community also grasped the importance of adopting a healthy diet to prevent gastritis recurrence. Conclusion: Healthy cooking demonstrations combined with health education are effective promotional and preventive measures for increasing community knowledge and awareness regarding gastritis prevention. Active community participation was a key factor in the success of this activity. Suggestion: It is hoped that similar activities will be conducted on an ongoing basis with the support of health professionals and community volunteers to reinforce healthy lifestyle changes and reduce the incidence of gastritis. Keywords: Gastritis prevention; Healthy cooking demonstration; Health education; Healthy lifestyle Pendahuluan: Gastritis masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering ditemukan di masyarakat dan berkaitan erat dengan pola makan yang tidak sehat, jadwal makan tidak teratur, serta rendahnya pengetahuan tentang pemilihan dan pengolahan makanan yang aman bagi lambung. Hasil Survei Mawas Diri (SMD) di Dusun 5 menunjukkan adanya proporsi masyarakat yang mengalami keluhan gastritis, disertai kebiasaan konsumsi makanan berlemak, pedas, dan iritatif. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya promotif dan preventif yang bersifat praktis dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam upaya pencegahan gastritis melalui edukasi kesehatan dan demonstrasi memasak sehat secara langsung. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Desember 2025 di Dusun 5, Desa Purworejo, Kabupaten Pesawaran. Sasaran kegiatan adalah masyarakat Dusun 5 yang dipilih berdasarkan hasil Survei Mawas Diri. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan tentang gastritis, demonstrasi memasak sehat dengan bahan makanan yang ramah lambung, diskusi interaktif, serta pembagian leaflet resep sehat. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui pengamatan partisipasi dan pemahaman masyarakat selama kegiatan berlangsung. Hasil: Kegiatan berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari masyarakat. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi serta peningkatan pemahaman mengenai faktor risiko gastritis, pemilihan bahan makanan yang aman bagi lambung, dan cara pengolahan makanan sehat. Masyarakat juga mampu memahami pentingnya penerapan pola makan sehat sebagai upaya pencegahan kekambuhan gastritis. Simpulan: Demonstrasi memasak sehat yang disertai edukasi kesehatan efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan gastritis. Keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan kegiatan ini. Saran: Kegiatan serupa diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan tenaga kesehatan dan kader masyarakat guna memperkuat perubahan perilaku hidup sehat serta menurunkan angka kejadian gastritis.