Muhaimin Dimyati
Institut Teknologi dan Sains Mandala Jember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Quality Of Work Life, Burnout Dan Kinerja Karyawan: Apakah Kesehatan Mental Memoderasi? Quality Of Work Life, Burnout Dan Kinerja Karyawan: Apakah Kesehatan Mental Memoderasi? Alfiyah Nahdah Kamilah; Hary Sulaksono; Muhaimin Dimyati
Ekonomia Vol. 16 No. 2 (2026): September Ekonomia
Publisher : Universitas Lembah Dempo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran moderasi kesehatan mental pada pengaruh Quality of Work Life dan burnout terhadap kinerja karyawan di lingkungan Rumah Sakit Wijaya Kusuma Lumajang. Kinerja karyawan pada RS menjadi faktor yang menentukan mutu pelayanan, keselamatan pasien dan juga citra institusi. Kondisi beban kerja yang intens akan berdampak pada QWL, munculnya fenomena burnout, serta potensi penurunan kinerja karyawan. Namun dampak burnout terhadap kinerja tidak selalu sama pada setiap individu, kesehatan mental menjadi isu strategis karena berhubungan langsung dengan kemampuan karyawan mengelola stres kerja. Penelitian menggunakan metode sampling jenuh dengan jumlah 120 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup dengan skala Likert 1 sampai 5. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, disimpulkan semakin baik QWL semakin tinggi kinerja karyawan dalam memberikan pelayanan. Temuan ini menguatkan bahwa perbaikan QWL merupakan investasi langsung untuk mutu pelayanan pasien. Burnout dirasakan belum menurunkan kinerja, melainkan justru disertai dengan tingginya rasa tanggung jawab profesional terhadap pasien. Sedangkan kesehatan mental tidak mampu memoderasi pengaruh QWL maupun burnout terhadap kinerja. Kekuatan kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja tetap konsisten terlepas dari kondisi kesehatan mental karyawan. Demikian juga burnout tidak diperkuat atau diperlemah oleh kondisi kesehatan mental.
Analisis Pengaruh Kompetensi Pegawai, Disiplin Kerja dan Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai melalui Pengembangan Karier (Studi pada Kantor Kecamatan Kabupaten Bondowoso) Dwi Lestarining Tyas; Muhammad Firdaus; Muhaimin Dimyati
Jurnal Sains Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol. 16 No. 01 (2026): Edisi Bulan Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, disiplin kerja, dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui pengembangan karier, pada Kantor Kecamatan di Kabupaten Bondowoso. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) melalui bantuan software SmartPLS 4.0. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 720 pegawai, dengan jumlah sampel sebanyak 108 responden atau 15% dari populasi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, berdasarkan kriteria tertentu. Hasil analisis menunjukkan bahwa kompetensi dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap pengembangan karier, sementara kepemimpinan tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pengembangan karier. Selanjutnya, kompetensi, disiplin kerja, kepemimpinan, dan pengembangan karier terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Pengembangan karier juga terbukti memediasi pengaruh kompetensi dan kepemimpinan terhadap kinerja secara signifikan, namun tidak memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menunjukkan bahwa kompetensi dan pengembangan karier menjadi kunci penting dalam peningkatan kinerja pegawai, sedangkan disiplin kerja dan kepemimpinan lebih efektif jika dikaitkan langsung dengan hasil kerja pegawai tanpa melalui perantara. Implikasi dari penelitian ini menyarankan perlunya penguatan kebijakan pengembangan karier yang terintegrasi dengan sistem penilaian kinerja dan kompetensi. Selain itu, penting bagi pimpinan di lingkungan kecamatan untuk berperan aktif sebagai fasilitator karier pegawai. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan manajemen kinerja aparatur sipil negara di tingkat kecamatan.