Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Budaya Mindset Masyarakat dalam Peningkatan Kualitas Siswa di Desa dan Kota Kabupaten Situbondo Vita Novianti; Revin Delia Arisandi; Fitria Wahyuningtyas; Putri Intan Permatasari; Hilda Nor Khofifah; Fitriatun Hasanah; Awinatiddiyanah Awinatiddiyanah; Desvita Nabil Fadil; Lailatul Rahma; Febrina Solkia Wardani; Zhaidan Achmad Thoriq
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2026): Februari - Agustus
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i2.8451

Abstract

Pendidikan merupakan faktor utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendorong kemajuan suatu daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kualitas pendidikan antara wilayah desa dan kota melalui observasi pada sepuluh sekolah dasar di Kabupaten Situbondo. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam, dan diskusi dengan pihak sekolah. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketimpangan pada aspek sarana prasarana, jumlah guru, akses teknologi, pembaruan buku terbuka, serta pola pikir masyarakat terhadap pentingnya pendidikan. Sekolah perkotaan memiliki fasilitas yang lebih memadai dibandingkan sekolah pedesaan. Oleh karena itu diperlukan peningkatan infrastruktur pendidikan, kompetensi guru, dukungan masyarakat, serta pemerataan akses pendidikan guna menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
KETERLIBATAN FORUM PUSPA SEBAGAI MITRA STRATEGIS PEMERINTAH DAERAH DALAM SOSIALISASI ANTI-PERNIKAHAN ANAK DI KABUPATEN SITUBONDO Vita Novianti; Dini Noor Aini; Erina Ayu Septi
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i1.7665

Abstract

Pernikahan anak masih menjadi permasalahan serius dan multidimensional di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Situbondo. Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) berkolaborasi dengan Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Forum PUSPA) melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan pernikahan anak di tingkat SMP. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa, guru, serta orang tua mengenai risiko dan dampak negatif pernikahan anak, sekaligus memperkuat peran kelembagaan perempuan dalam advokasi dan perlindungan hak anak berbasis komunitas. Metode yang digunakan meliputi edukasi interaktif, diskusi partisipatif, dan penyampaian materi kontekstual yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik usia remaja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap dampak pernikahan anak, baik dari aspek kesehatan, pendidikan, maupun sosial-ekonomi. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan keterlibatan peran dan partisipasi Forum PUSPA sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pelaksanaan edukasi perlindungan anak berbasis sekolah. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan kelembagaan perempuan ini mencerminkan praktik tata kelola kolaboratif (collaborative governance) yang efektif dalam pencegahan pernikahan anak di tingkat akar rumput. Dengan demikian, penguatan kapasitas kelembagaan perempuan dapat menjadi strategi yang berkelanjutan dan relevan dalam mendukung kebijakan perlindungan anak di daerah.
ADVOKASI DAN FASILITASI REGULASI DRPPA DI TINGKAT DESA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEADILAN GENDER DAN PERLINDUNGAN ANAK DI KABUPATEN SITUBONDO Vita Novianti; Khalisya Stabita Rachman; Famela Ainina
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i2.6854

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendorong percepatan lahirnya regulasi desa yang responsif gender dan peduli anak melalui advokasi Peraturan Desa (Perdes) tentang Penyelenggaraan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) di Kabupaten Situbondo. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 19 November 2024 di Aula Binaloka Bapeda dan berada dalam koordinasi DP3AP2KB Situbondo. Metode yang digunakan berupa sosialisasi dan diskusi kelompok terkait prinsip-prinsip DRPPA. Kegiatan pendampingan ini menggunakan pendekatan advokasi partisipatif dengan mengundang 11 Desa Binaan DRPPA yang terdiri kepala desa dan perangkat. Desa Binaan DRPPA adalah sebuah desa yang telah ditetapkan dan didampingi dalam program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) yang bertujuan untuk mewujudkan desa yang aman, nyaman, dan inklusif bagi perempuan dan anak-anak, dengan mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak dalam berbagai aspek pembangunan desa. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pemerintah desa terhadap prinsip-prinsip DRPPA dan kesediaan mereka untuk melanjutkan ke tahap penyusunan draf regulasi. Meskipun belum terbentuk draft Perdes, kegiatan ini menjadi fondasi awal dalam membangun komitmen lokal terhadap keadilan gender dan perlindungan anak.
PENGUKURAN KINERJA SISTEM INFORMASI KEPENDUDUKAN DALAM MENDUKUNG SMART CITY DAN KEBERLANJUTAN PENGGUNAANNYA DI KABUPATEN SITUBONDO Dian Widiarti; Vita Novianti
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v9i2.7752

Abstract

Konsep digitalisasi untuk layanan kepada masyarakat menjadi sebuah trend pelayanan dalam rangka mengoptimalkan kinerja layanan publik agar lebih efektif dan efisien. Munculnya beragam jenis aplikasi yang dikembangkan dan diimplementasikan kepada masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar dan sebanding dengan nilai investasi yang diberikan. Urgensi dari penelitian ini adalah perlunya menganalisa pemanfaatan system informasi kependudukan yang dikembangkan oleh pemerintah daerah Situbondo bagi masyarakat dengan mengukur tingkat keberhasilan dan keberlanjutan penggunaannya. Penelitian ini menggunakan metode pembobotan AHP untuk dapat menemukan kriteria dan sub kriteria prioritas yang mempengaruhi kinerja system kependudukan. Hasil menunjukkan bahwa keberlanjutan penggunaan memiliki bobot tertinggi yang mencerminkan niat pengguna sistem informasi dalam mendapatkan layanan kependudukan cukup besar. Strategi yang dapat dilakukan antara yaitu dengan memperkuat niat menggunakan kembali dimana pemerintah daerah perlu memastikan sistem tetap stabil, kemudahan akses, dan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta melakukan peningkatan fitur secara bertahap berdasarkan umpan balik pengguna.