Pendidikan merupakan faktor utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendorong kemajuan suatu daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kualitas pendidikan antara wilayah desa dan kota melalui observasi pada sepuluh sekolah dasar di Kabupaten Situbondo. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam, dan diskusi dengan pihak sekolah. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketimpangan pada aspek sarana prasarana, jumlah guru, akses teknologi, pembaruan buku terbuka, serta pola pikir masyarakat terhadap pentingnya pendidikan. Sekolah perkotaan memiliki fasilitas yang lebih memadai dibandingkan sekolah pedesaan. Oleh karena itu diperlukan peningkatan infrastruktur pendidikan, kompetensi guru, dukungan masyarakat, serta pemerataan akses pendidikan guna menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
Copyrights © 2026