p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JEPENDIMAS
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN STRATEGI PEMASARAN PADA PRODUSEN ES TEH DI DESA KEDAWONG DIWEK JOMBANG DALAM MENGHADAPI TANTANGAN DI ERA DIGITAL Jefri; Vera; Salsabilla; Ernindia; Ririn; Dinda
Jurnal Ekonomi, Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2026): JULI
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jependimas.v3i3.75

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola pemasaran pada berbagai sektor usaha, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, sebagian besar pelaku usaha di tingkat desa masih menghadapi keterbatasan dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi dan perluasan pasar.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh produsen es teh di Desa Kedawong, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, serta merumuskan strategi pemasaran yang lebih efektif dalam menghadapi tantangan di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pemilik usaha, karyawan, dan konsumen, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama usaha terletak pada kualitas produk dan harga yang kompetitif, sedangkan kelemahan utama berada pada aspek promosi, distribusi, dan pemanfaatan digital marketing yang masih terbatas. Strategi pemasaran yang direkomendasikan meliputi optimalisasi media sosial, penggunaan WhatsApp Business dan Google Business Profile, pengembangan identitas merek, pembuatan konten promosi yang konsisten, serta peningkatan literasi digital pelaku usaha. Penerapan strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pasar, meningkatkan loyalitas pelanggan, serta mendukung keberlanjutan usaha produsen es teh di era digital.
OPTIMALISASI STRATEGI PROMOSI MEDIA SOSIAL SEBAGAI AKSELERATOR KEBERLANJUTAN USAHA PADA UMKM KULINER: STUDI KASUS GUBUG COFFEE JOMBANG Jefri; Salsabilla; angelique; Reneita; Chaleda
Jurnal Ekonomi, Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2026): JULI
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jependimas.v3i3.76

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap pemasaran UMKM secara fundamental, di mana media sosial menjadi ekosistem bisnis yang potensial bagi pelaku usaha kuliner. Namun, banyak UMKM masih menghadapi tantangan dalam memanfaatkan media sosial secara optimal akibat keterbatasan pengetahuan branding, sumber daya manusia, dan strategi konten yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan strategi promosi media sosial sebagai akselerator keberlanjutan usaha dan peningkatan profitabilitas pada UMKM kuliner dengan studi kasus Gubug Coffee Jombang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi dari tiga kelompok informan yaitu pemilik, tim marketing, dan pelanggan. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber untuk menjamin validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gubug Coffee menggunakan Instagram sebagai platform utama dengan strategi konten visual profesional melalui jasa fotografer (anggaran Rp2.000.000/bulan) dan kolaborasi influencer, namun pemanfaatan TikTok dan Facebook masih terbatas. Strategi ini memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan “brand awareness” yang tercermin dari peningkatan pengikut secara konsisten (rata-rata 5 akun per hari), namun terkendala keterbatasan SDM (tim marketing merangkap resepsionis), belum adanya SOP konten, dan minimnya “database” pelanggan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan mengintegrasikan konsep “social media marketing”, “influencer collaboration”, dan “brand awareness” dalam konteks ekonomi lokal, serta kontribusi praktis berupa rekomendasi strategis bagi UMKM kuliner dalam memanfaatkan media sosial secara efektif dan berkelanjutan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi strategi promosi media sosial memerlukan pendekatan terintegrasi yang mencakup penyusunan SOP konten, optimalisasi fitur analitik, pengembangan “database” pelanggan, dan diversifikasi platform untuk menjangkau Generasi Z. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan studi kuantitatif guna mengukur pengaruh strategi promosi terhadap profitabilitas secara statistik serta penelitian komparatif antar UMKM kuliner di Kabupaten Jombang.