Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola pemasaran pada berbagai sektor usaha, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, sebagian besar pelaku usaha di tingkat desa masih menghadapi keterbatasan dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi dan perluasan pasar.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh produsen es teh di Desa Kedawong, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, serta merumuskan strategi pemasaran yang lebih efektif dalam menghadapi tantangan di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pemilik usaha, karyawan, dan konsumen, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama usaha terletak pada kualitas produk dan harga yang kompetitif, sedangkan kelemahan utama berada pada aspek promosi, distribusi, dan pemanfaatan digital marketing yang masih terbatas. Strategi pemasaran yang direkomendasikan meliputi optimalisasi media sosial, penggunaan WhatsApp Business dan Google Business Profile, pengembangan identitas merek, pembuatan konten promosi yang konsisten, serta peningkatan literasi digital pelaku usaha. Penerapan strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pasar, meningkatkan loyalitas pelanggan, serta mendukung keberlanjutan usaha produsen es teh di era digital.
Copyrights © 2026