Halimah Berliani
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Isu Energi Terbarukan dalam Pembelajaran Perubahan Energi untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan: Tinjauan Literatur Elia Putri; Hanna Aulia Siregar; Dahlia Harahap; Halimah Berliani; M. Za'far Tholib; R.R Misha Emyra; Riska Pradila
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 6 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpif.v6i1.43987

Abstract

Global environmental crises, including global warming and climate change, demand a radical reorientation in science education to foster ecological awareness. This study aims to examine the integration of renewable energy issues within the "Forms and Changes of Energy" topic as a pedagogical strategy to improve students' environmental literacy and cognitive competence. Employing a systematic literature review method, this study analyzes various empirical findings related to the implementation of active learning models and digital technology media. The synthesis demonstrates that integrating renewable energy issues through active learning models, specifically Project-Based Learning (PjBL) integrated with STEM/STEAM, Socio-Scientific Issues (SSI), and the SETS approach, significantly enhances students' green behavior and ecological consciousness. Furthermore, interactive digital instruments, such as PhET simulations and Google Sites, effectively visualize abstract concepts, increase average cognitive scores (from 55.3 to 78.7), and stimulate Higher-Order Thinking Skills (HOTS). Additionally, combining PjBL with differentiated learning yields a high increase in climate change awareness, evidenced by an N-gain score of 0.70. This study concludes that a contextual and prudent transformation of physics education can effectively convert theoretical comprehension into concrete sustainable actions.
Pengaruh Model Pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Environments) Berbasis Video Animasi terhadap Kemampuan Berpikir Kritis di SMA Kelas XI Halimah Berliani; Rofiqoh Hasan Harahap; Shinta Marito Siregar; Elia Putri; Lia Afriyanti Nasution
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/860dky92

Abstract

Rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran fisika menyebabkan kemampuan berpikir kritis pada materi Gerak Lurus belum berkembang secara optimal. Penelitian bertujuan menganalisis efektivitas model pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Environments) berbasis video animasi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pantai Labu. Penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas yang masing-masing berjumlah 30 siswa dan dipilih melalui teknik cluster random sampling dari populasi sebanyak 90 siswa kelas XI MIPA. Data diperoleh melalui tes uraian yang mengukur kemampuan interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, dan eksplanasi. Video animasi Qreative Edukative dinyatakan sangat layak berdasarkan validasi ahli materi (85,45%) dan ahli media (90%). Hasil analisis menunjukkan rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 54,02% (kategori sedang), sedangkan kelas kontrol sebesar 17,83% (kategori rendah). Pengujian menggunakan Independent Sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), sehingga model pembelajaran SOLE berbasis video animasi terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa model pembelajaran SOLE berbasis video animasi berpotensi diterapkan sebagai strategi pembelajaran fisika yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Gerak Lurus.