Lathifah Aulia Dewi
Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbedaan Keaktifan Belajar Matematika Siswa yang Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT dan PBL Berbantuan LKPD Kontekstual Lathifah Aulia Dewi; Ari Wibowo; Moh. Bisri; Wiwin Astuti
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.5014

Abstract

Keaktifan belajar matematika siswa MAN 3 Boyolali terpantau rendah karena pembelajaran masih bergantung pada guru. Tujuan studi ini adalah menganalisis komparasi tingkat keaktifan belajar matematika antara siswa di kelas Teams Games Tournament (TGT) dengan kelas pembelajaran berbasis masalah (PBL) yang difasilitasi oleh LKPD kontekstual. Riset kuantitatif ini mengaplikasikan metode kuasi-eksperimen tanpa kelas kontrol, secara spesifik menggunakan posttest only nonequivalent group design. Populasi ditarik dari keseluruhan kelas X (157 siswa), di mana dua kelas ditetapkan sebagai sampel lewat penarikan acak berbasis area (cluster random sampling). Pengukuran tingkat keaktifan belajar siswa mengandalkan instrumen kuesioner yang kelayakan validitas serta reliabilitasnya telah teruji. Pengolahan data melalui statistik deskriptif, pengujian asumsi dasar, serta independent sample t-test. Temuan evaluasi mengindikasikan perbedaan keaktifan yang sangat besar antara kelompok TGT dan PBL, dibuktikan lewat angka signifikansi sebesar 0,0006 (p < 0,05). Kelompok yang menerima intervensi PBL terintegrasi LKPD kontekstual menunjukkan level keaktifan yang lebih tinggi daripada kelompok TGT. Tingginya skor tersebut didorong oleh peran instrumen berorientasi fenomena nyata yang bertindak sebagai scaffolding saat siswa berkolaborasi. Di sisi lain, suasana kompetitif pada kelas TGT justru memicu munculnya kecenderungan dominance effect serta social loafing. Riset ini menegaskan bahwa implementasi PBL dengan dukungan LKPD kontekstual terbukti lebih efektif untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa selama pembelajaran matematika.